3 Pemain Ini Sering Disalahkan, Saat MU Bermain Buruk

Pemain Romelu lukaku Ternyata Masih Belum Dapat melupakan dimana masa pahit yang telah dialaminya bersama Setan Merah.

Walaupun Romelu Lukaku sudah bergabung dengan Tim Inter Milan, romelu Lukaku masih saja tetap mengungkit kembali klub lamanya.

Romelu Lukaku tetap menyalahkan Setan merah yang telah gagal Membuatnya untuk merasa betah di Klub tersebut. Romelu Lukaku juga telah mengatakan bahwa dirinya, beserta Alexis Sanchesz dan Paul Pogba yang Paling Sering disalahkan Oleh Setan Merah Ketika mereka Kalah atau tampil dengan Buruk.

Romelu Lukaku Akhirnya dapat meninggalkan setan merah saat menjelang Bursa Transfer Pada Liga Inggris berakhir di tanggal 8 Agustus . Romelu lukaku telah diboyong dengan biaya 80 Juta Euro.

Pemain Striker yang telah berumur 26 tahun ini telah menjalani masa yang tidak menyenangkan dalam jangka waktu 2 musim saat bersama Setan merah. Romelu Lukaku sering sekali disalahkan saat ia bermain dibahah Arah dari pelatih Jose Mourinho.

Sedangkan pada masa yang dilatih oleh Ole Gunnar Solskjaer, Romelu Lukaku Justru tidak mendapatkan sebuah kepercayaan.

Romelu Lukaku hanya duduk diam di bangku cadangan saja sebab ia mengalah dengan Pemain Marcus Rashford yang telah menjadi sebuah pilihan Utama.

Romelu lukaku saat ini tidak mendapatkan sebuah keadilan di Setan merah. Romelu lukaku hnya mempertanyakan kenapa hanya penampilannya, Sanchez dan Paul Pogba yang sering di sorot saja.

“Setan merah harus langsung menemukan seseorang untuk dapat disalahkan. Itu bisa saja jatuh terhadap Paul Pogba, aku ataupun Alexis Sanchez. hanya selalu kami bertiga yabg paling sering disalahkan,” Tandasnya seperti yang dilansir dari Goal.com.

“Mereka harus secepat mungkin untuk menemukan Pemain untuk disalahkan.Aku menyerah, pada tahun ini aku bukanlah satu-satunya yang telah bermain buruk. Sangat banyak pemain yang telah tampil buruk tetapi ada saja yang dapat disalahkan.

“Curhatan Romelu lukaku ini di duga telah disampaikan sebelum dirinya akan hengkang dan menuju ke Inter Milan. wawancara itu dilakukan untuk melewati jalur Podcast ini.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!