Cerita Hidup Anak_Bebex yang Seperti Roller Coaster

Hi nama gue Abex.
Banyak yg mengira gue seorang laki-laki, mereka panggil gue bang,mas,pak, kadang dipanggil Min mgkin dipikirnya gue akun repost kali yak
Ya gini deh resiko jd cewek berambut pendek & punya penampakan sekuriti hati helokiti. Anyway, gue bkn mau bahas itu sih. Byk yg nanya soal gimana gue bs menjadi seperti skrg ini, padahal gue ga tau pandangan mereka ttg seperti skrg ini itu kaya apa..Hehe

Okay, gue kenal dgn alam sejak usia 6 tahun, bokap gue slalu ajak gue camping. Umur 7 tahun, gue diajak mendaki gunung Gede, mmg hanya baru sampai air terjun, tapi itu aja menurut gue udah hebat. Lalu gue mulai sering mendaki gunung, sampai satu saat bokap gue masukin gue ke pendidikan pecinta alam Tramp di Rindam Jaya Condet. Byk hal yg gue dapat tentang ilmu mendaki gunung

Hidup terus berjalan, gue lulus sekolah & gue pindah ke Batam, 7 tahun merantau bekerja di Oil and Gas Company bikin waktu gue berkurang utk mendaki gunung. Ya itulah hidup, gue menikmati pekerjaan gue walaupun ada hal yg harus gue korbankan yaitu waktu main gue. Sampai tiba dmn, gue mikir udah cukup dgn pengalaman, gue ngerasa “ini bukan tempat gue” yeap gue gak suka berlama-lama bekerja dibalik meja & komputer, Mon to Fri, 8 to 5. Finally I decided to quit, gue resign & kembali melanjutkan perjalanan gue

Resign utk bs traveling? Gak mudah!! gue hrs merogoh semua kocek & tabungan utk bertahan hidup, nganggur dulu, gak ada kegiatan, sampe ada di titik terendah, susah payah, but God so kind! Jalan yg gue ambil jadi takdir gue skrg..Mulai dari traveling, gue punya bnyk waktu mendaki, gue mulai menulis, bikin usaha sendiri, and voila! Sampai dpt kesempatan jadi Brand Ambassador di Eiger. Dan skrg, hidup jauh lebih baik lagi..

Akhirnya gue belajar, bikin keputusan itu bkn hal yg mudah, yg penting hrs tau konsekuensinya apa, hidup itu berputar, kadang dibawah kadang diatas, kadang udah capek diatas, eh yg dibawah ga mau gantian..HAHA maap salah fokus!  Yg jelas 1 hal, jgn pernah menyesal dgn langkah yg elu sudah sambil, jika keadaan tidak terlalu baik, coba terus usaha.. Jangan pernah menyerah! Kadang, ada hadiah yg indah dibalik sebuah kejadian buruk..

Tips Bagi Traveler yang Sedang PMS

PMS atau menstruasi merupakan siklus bulanan yang sudah pasti dialami oleh perempuan dewasa yang sedang tidak hamil. Menstruasi tidak dapat dihindari karena sudah pasti akan terjadi. Pernahkah kamu berpikir bagaimana repotnya jika harus traveling tetapi sedang pms?

Ada banyak sekali para traveler perempuan yang tidak mood untuk bepergian apalagi jika sedang datang siklus bulanan ini. Kebanyakan berpikir bahwa repot sekali karena tetap harus menjaga kesehatan miss v sekaligus beraktifitas lumayan berat.

Namun tenang saja, seorang travel blogger perempuan yaitu anak_bebek membagikan beberapa tips untuk para perempuan yang sedang traveling pada masa menstruasi. Sekarang kamu sudah bisa beraktifitas dengan lincah lagi nih!

Apa yg paling bikin badmood saat traveling atau mendaki gunung? PMS hahahaha.. tapi itulah keajaiban wanita yg dianugrahi kedatangan tamu setiap bulannya. Tapi untungnya ada @ifree.indonesia, karena pas gue pake padnya, ngebantu banget untuk ilangin rasa sakit dan kram perut.

Nah gue ada #TipsAlaAnakBebek cara mengatasi sakit perut kram haid, cekiibbroott : .

1. Banyak minum air putih ini ngebantu bgt

2. Olahraga rutin sebelum mendaki gunung atau traveling

3. Distractions, pengalihan bisa foto2 saat mendaki atau cari bahan obrolan yg lucu biar gak inget lg sakit perut

4. Nah ini yg terpenting, gue menghindari minum obat saat traveling atau mendaki gunung.. dan seneng bgt ada IFREE, pad terapi hangat nyeri haid yg bisa dipakai utk mengatasi sakit perut saat kram haid. Cara pakainya gampang bgt, tinggal ditempel ajah di perut dan hangatnya bisa tahan sampai 8 jam. Abis itu bebas deh melakukan aktifitas lainnya. Eiittss ini terapi pertama loohh yg ada di Indonesia utk mengatasi kram haid.

Cara beli iFree ini juga mudah, silahkan datang ke Guardian, Watsons, Dandan, Hypermart, Boston, Apotek terdekat atau bisa via online di JD.ID, Shopee, Klik Indomart, atau di Farmaku.
Tinggal tempel dan siap aktif lagi!!

Gampang kan?! Buruan stock Ifree sebelum Kram Haid mengganggu
Well, have a great and active days Ladies!!

Salah Satu Impian yang Tercapai

YEAY!! Akhirnya bisa ngajak Mom and Mami mendaki gunung.. perkenalkan mereka adalah nyokap-nyokap gue, Mom and Mami belum pernah mendaki gunung sebelumnya, dan ini adalah yg pertama kali.. mungkin kalo buat Mom, gak pernah kepikiran karna gue pernah ngajak Mom ke Gunung Gede hanya trekking ke Air Terjun Cibereumnya ajah itu udah bikin beliau kapok capek katanya karna waktu itu tidak pakai sepatu proper.⁣⁣
⁣⁣
Kalo untuk Mami, ini adalah salah satu mimpinya bisa mendaki gunung, camping, ngerasain kehidupan di gunung maklum ngelian gue dan Billy sering mendaki apalagi itu jadi salah satu pekerjaan kami, jadi gak ada salahnya jika mereka gue kenalkan dengan pekerjaan kami. ⁣⁣
⁣⁣
And I’m SUPER HAPPY! awalnya agak khawatir, mikirin gimana kalo mereka kedinginan, kalo mereka gak suka? Ternyata semua pikiran itu bisa gue atasi dengan pikiran positif, entah gimana gue percaya ajah kalo mereka akan kuat dan akan enjoy dengan suasana Papandayan. ⁣⁣
⁣⁣
Mungkin hanya Papandayan yg kalo buat kalian mah ini bukan gunung, etapi tetep ajah walopun ga tinggi banget dan udah jadi gunung wisata, yah tetep ajah gunung ini ada tanjakan, jalan berbatu, udara dingin, oksigen makin tinggi tipis, dan untuk mereka yg sudah berumur hampir 60 tahun ini, tentu bukan hal yg mudah apalagi tidak terbiasa dengan mendaki gunung. ⁣⁣
⁣⁣
Thank God, mereka sangat amat mengikuti aturan safety yg udah gue briefing DAN MEREKA GAK NGELUH SAMA SEKALI!! Capek yah berhenti, diajak foto-foto yah seneng, pas camping yah ketawa-tawa, sampai besoknya wajah mereka masih fresh. Dan yg terpenting, jangan pernah sepelekan jalurnya, mau cuma Papandayan kek, gunung gede kek, tetep ajah itu gunung, alam punya cerita masing-masing yg gak bisa ditentang oleh manusia 🙂 ⁣⁣
⁣⁣
Well, I’m so PROUD of you Mom and Mami! ⁣Melihat mereka gak lagi muda, bisa tertawa lepas menikmati liburannya, that’s just beyond my happiness.
Sadar karna waktu gue gak banyak utk mereka, minimal gue dan Billy hanya berusaha bikin mereka senang dan bahagia 🙂 ⁣⁣
⁣⁣
Sehat selalu Mom, Mami, next kita ke Ranu Kumbolo yes?

Outfit yang Cocok untuk Traveling

Akhirnya posting tips lagi, gue mau berbagi nih outfit apa ajah yg bisa dijadikan refensi untuk “on the go” atau “saat di jalur awal pendakian”⁣. Simak ya khususnya buat kamu para traveler pemula!

1. Pertama, gue memilih outfit sesuai dgn medan/kalur pendakian. Gue suka banget pakai legging / Legging Skirt dari Eiger ini, walapun ada roknya tapi tetep bikin gue bebas gerak⁣

Legging skirt ini berbahan quick dry yah, nah biasanya gue akan mix match sama atasannya & gue wajib pakai Base Layer yg mampu menyerap keringat dgn cepat yg berbahan cepet kering. Biar gak gampang masuk angin juga nih⁣

Seperti di slide no 3, kadang legging gue double pakai celana pendek yg berbahan quickdry juga. Kaya pendaki tempoe doeloe ⁣⁣⁣⁣⁣⁣

2. Kalo medannya terbuka, gak banyak semak, panas contoh kaya Papandayan, Merbabu dll, gue akan pilih pakai celana pendek. Tetep bawa cadangan celana panjang yg bisa dijadikan jas hujan. ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

3. Kalo medannya hutan yg banyak semak belukar padet rapet kaya Latimojong, Tambora, Salak, dll gue pilih pakai celana panjang

4. Kadang pakai celana 3/4 selutut juga OK, yg penting bahannya ringan dan cepet kering⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Dan gue #AntiJeansClub monmaap gak mau nyiksa diri, udah tau bahayanya pakai jeans gimana.. ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
5. Kalo mendaki di Himalaya / pegunungan es yg lainnya, saat jalan gue pakai legging juga yg agak tebal atau pakai celana panjang quick dry kaya biasa. Atasannya lengan panjang dan double dgn windbreaker / insulation ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

6. Dan ternyata trekking pakai Kemeja juga keren loh..itu yg gue pakai mirip sama kemeja lapangan, berbahan quick dry juga, gak terlalu tipis & bahannya gak kaku juga⁣. Orang luar kalo trekking byk juga yg pake kemeja begini⁣⁣⁣⁣⁣⁣

7. Apapun base layernya,tetep ajah kalo misal berangin yah pakai windbreaker/ insulation jadi ini wajib dibawa di tas ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

8. Aksesoris? Gak jauh dari Topi, Buff / Slayer, gue anaknya malas yg ribet

10. Sepatu,namanya mendaki gunung yah wajib pakai sepatu gunung, sorry No Sandal On the trek, gak safety IMHO 🙂 ⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Fenomena Alam yang Sangat Langka Part 2

Sesuatu berwarna hitam gelap muncul kemudian tenggelam kemudian timbul tenggelam lagi di permukaan laut. Mulanya satu. Kemudian dua. Kemudian tiga. Kemudian banyaaaaaak. Sirip atas mereka yang khas membuat Devmin menganga. “Opos, itu lumba-lumba kah ?” tanya Devmin. “Iya, mbak ! Cepat foto!” Bukannya mengambil kamera, Devmin malah menuruni bukit karang tadi menuju pesisir yang lebih dekat dengan pasukan lumba-lumba yang kali ini melakukan atraksi melompat tinggi kesana kemari. “Arus dingin sudah di mulai Mbak” lanjut Opos.

Arus dingin. Masyarakat Alor biasa menyebutnya seperti itu. Dimana kondisi air laut berubah menjadi sedingin es. Kondisi ini menyebabkan ikan-ikan yang berada di perairan Alor Kecil keluar ke permukaan. Parahnya lagi, menyebabkan ikan-ikan kecil mati kemudian terdampar begitu saja di pesisir. Ikan-ikan yang mati inilah yang di kumpulkan oleh warga. Arus dingin ini sendiri biasanya hanya terjadi 2 jam setelah itu suhu air menjadi normal kembali. “Memangnya dingin banget Pos?” tanya Devmin. “Coba saja mbak rendam kaki di airnya. Kalau tahan sampai 5 menit, saya kasih uang seratus ribu” ucap Opos. Devmin pun menjawab tantangan Opos. Baru saja air kena jempol, Devmin langsung berteriak “Allahu Akbar”. Airnya terasa seperti es yang mencair. Sangat-sangat dingin. Bahkan Devmin sempat melihat ada uap yang keluar dari permukaan airnya.

Menurut warga lokal, belum ada penjelasan secara ilmiah atas fenomena arus dingin ini. Pernah ada beberapa peneliti dari Perancis dan Jepang, namun hingga saat ini hasilnya masih nihil. Masyarakat lebih populer akan andil kekuatan magis serta sejarah mistik yang katanya berkaitan dengan Ratu Penguasa Laut Selatan.

“Mbak, saya tinggal ke sana dulu ya. Saya juga mau tangkap ikan” Ungkap Opos sembari menunjuk salah satu pesisir pantai. “Oh, iya Pos. Nggak papa. Saya masih ingin melihat lumba-lumba”. Selain Opos ternyata warga lain pun berhamburan berenang di laut demi menangkap ikan. Asli loh, itu airnya dingin banget. Entah terbuat dari apa tubuh dan kulit mereka sehingga bisa tahan dengan suhu air yang mungkin sudah hampir nol derajat itu.

Tak terasa sudah sekitar 2 jam Devmin tercengang menyaksikan momen langka ini. Orang-orang pun sudah mulai naik ke daratan kembali. Devmin mencelupkan lagi kaki ke air laut, air kembali ke suhu normal bahkan mulai agak hangat. Arus air laut pun kembali tenang. Tak ada lagi pusaran-pusaran kuat. Lumba-lumba yang tadi berparade pun sudah hilang. Burung-burung pemangsa ikan hanya tinggal satu dua entah kapan perginya. Sungguh fenomena luar biasa yang membuat Devmin bersyukur bisa menikmatinya langsung.

Devmin mengedarkan pandangan, mencari Opos yang tadi katanya menangkap ikan. Setelah menemukan sosok Opos, Devmin pun menyusulnya. Sesampai di hadapannya, ia pun berkata : “Mbak, tolong foto saya. Saya banyak tangkap ikan”.

Fenomena Alam yang Sangat Langka

Malam ini Devmin mau sharing sebuah peristiwa unik yang begitu langka. Yang konon katanya, cuma terjadi setahun tiga kali (bahkan ada yang bilang setahun sekali tjoy !!!). Fenomena ini bisa di kategorikan satu-satunya di dunia dan itu cuma ada di Alor, Nusa Tenggara Timur. Devmin benar-benar merasa beruntung sekali karena bisa mendapatkan pengalaman luar biasa ini. Sebenarnya kejadian ini sudah di mulai sejak kemarin. Namun, Devmin baru ada waktu untuk explore hari ini.

Hari minggu, 22 Februari, waktu telah menunjukan pukul 12 siang ketika Devmin tiba di Desa Alor Kecil. Desa itu begitu ramai sekali oleh bondongan warga. Tidak seperti pada kunjungan Devmin sebelum-sebelumnya diwaktu yang sama, desa ini begitu sepi bagai hati yang telah lama tak berpenghuni, hihihi… Hari ini tampaknya semua warga memilih berada di luar rumah. Baik pria atau wanita, orang tua, dewasa, alay, remaja dan anak-anak, semuanya menghabiskan waktu bertengger di pesisir pantai. Dan kebanyakan dari mereka membawa peralatan untuk menangkap ikan, mulai dari ember, gayung, jala, jaring, panah ikan hingga tombak kecil. Perahu-perahu nelayan yang biasanya berlabuh, berlayar simpang siur seperti sedang ada karnaval laut.

Bersama seorang teman lelaki asli Alor bernama Opos, Devmin meninggalkan pesisir pantai yang begitu ramai. Opos mengajak Devmin berjalan kaki menuju bukit karang yang agak sepi. Ketika sampai di atas bukit, pemandangan begitu indah. Pesisir pantai Alor Kecil yang berhadapan langsung dengan Pulau Kepa terlihat eksotis walaupun langit tidak begitu cerah.

Oya, jarak penyebrangan antara Alor Kecil ke Pulau Kepa tidak begitu jauh, hanya sekitar 2 kilometer. Bila hendak ke Pulau Kepa, kita bisa naik ketinting (sejenis perahu kecil) dengan membayar Rp. 25.000 untuk sekali keberangkatan.

Siang itu memang tidak terlalu cerah. Beberapa awan mendung sepertinya sudah siap “muntah”. Namun, Devmin tetap semangat. Tak berselang lama, apa yang Devmin nggak pernah saksikan seumur hidup pun terjadi.
Tiba-tiba ratusan burung berwarna putih berparuh tajam datang bergerombol, seperti burung pelikan tapi Devmin juga tidak yakin. Opos yang Devmin tanya juga tak begitu tahu itu jenis burung apa. Mereka terbang berputar-berputar di langit sekitaran pantai. Sesekali mereka menukik ke permukaan laut seperti mengambil sesuatu. Air laut yang tadinya tenang berubah menjadi arus yang begitu kencang. Aliran air yang deras menimbulkan beberapa pusaran-pusaran air yang begitu kuat. Hingga kemudian Opos berteriak : “Mbak, ayo cepat ! Siapkan kamera arahkan ke tengah laut !”

Pos TNI AL Oeseli, Rote Selatan, NTT

Selamat siang! Selamat menikmati makan siangnya ya Guys dan tetap semangat walau hujan menghadang!

Kembali lagi di #rotecatatanbackpacker alias rubrik SPOT yang sekarang lagi membahas Rote nih. Nah seperti apa yang Yudmin tulis di Bio akun @catatanbackpacker, “we explore instead of travel” . Jadi kami lebih mengeksplor daripada ke tempat wisatanya langsung. Lho hubungannya apa min? Nah spot selanjutnya ga ada hubungannya dengan wisata but, you must know hehe.

Pos Marinir Oeseli. Wah apa nih min? Pos marinir ini merupakan pos yang cukup vital di Pulau Rote. Kalau kamu mau tahu, setau Yudmin ada 3 buah pos Marinir di Rote (CMIIW), satu di pulau Ndana, dua di pulau Rote (Pos Oeseli dan Markas TNI AL) . Lho kok banyak banget min?

Wajar sob, namanya juga titik paling selatan. Apalagi Indonesia langsung berbatasan dengan Australia yang dibatasi oleh laut bukan darat. Jadi yang menjaga keutuhan bangsa kita pasti TNI yang selalu siap siaga di perbatasan nih.

Nah di Pos Oeseli ini sendiri, tugasnya lebih ke mengantar pasokan ataupun keperluan markas marinir di pulau Ndana. Saya juga sempat mengobrol dengan Pak Purwanto, yaitu kepala Marinir disana. “Kegiatannya ya pasti mengantar pasokan, jika ada apa2 kami juga mendapatkan informasi paling pertama untuk disebarkan ke markas lain”, ujarnya.

Disini, para marinir kadang mengisi kegiatan dengan membuat kapal2an dari kayu, dan kadang suka dijual kembali. Masa Bakti mereka kalau ga salah harus 2 atau 3 tahun Yudmin lupa. Tapi Yudmin salut ya mereka jauh dari keluarga di pedalaman dan tetap semangat meskipun, kerasa sih bete banget ditempat sepi. Mereka cerita juga kadang suka ada mistis2 haha.

Biaya: No Cost.

How to Get Here: Dekat sekali dengan mesjid Oeseli.

Saran: Coba baik2 sama marinirnya deh. Kalau kamu bisa dekat dengan para marinir, kamu bisa dapat tumpangan gratis ke Pulau Ndana. Yudmin ditawarin waktu itu menumpang kesana tapi gapunya waktu jadi gajadi hehe.

Suku Bajo Pengembara Lautan yang Handal

Sekarang lagi ngobrol masalah diving bersama teman2, dan berujung pertanyaan berapa tahan kamu bisa tahan nafas di bawah air. Dan seketika Yudmin teringat sesuatu, kisah tentang Suku Bajo.

Salah satu suku unik di Indonesia ini sangat terkenal dengan pengembara lautan yang sangat handal sekali. Masyarakat suku bajo dapat berenang, menyelam, seakan – akan hidup di air dan menyatu dengan kehidupan air. Apabila anda pernah melihat atlantis, ya kira – kira seperti itulah yang dapat kita gambarkan pada suku bajo yang mahir sekali berenang.

Suku Bajo sendiri seperti film Waterworld, yakni film tentang orang yang tinggal dilautan. Suku Bajo ini sendiri beneran suku yang tinggal dan hidup di lautan. Bahkan rumah2 mereka didirikan di atas laut. Mencari makan dari laut. Semenjak dulu, dari zaman Nenek Moyangnya, selalu seperti itu.

Waktu itu Yudmin mampir ke Suku Bajo yang berada di dekat Pulau Kaledupa-Wakatobi dan ternyata untuk mencapai ke kampung suku Bajo, Yudmin harus naik kapal katingting alias sampan untuk menyebrang ke kampungnya, karena memang tidak ada jembatan untuk menuju kampung di atas air itu. Dan dimulailah percakapan Yudmin dengan pemuda suku Bajo diatas kapal.

Karena sudah terbiasa di bermain di lautan, organ tubuhnya sudah beradaptasi dengan laut. Suku bajo bisa menyelam sangat dalam hingga puluhan meter bahkan dengan sekali tarikan nafas mereka bisa menahan nafas sampai 30 menit! Bahkan sampai dibahas di BBC dan banyak peneliti yang meneliti paru-paru para pemuda Bajo lho!

Kalau dipikir2, orang biasa tahan nafas palingan 2 menit maksimal 5 menit udah keren. Kalau Yudmin 1 menit aja rasanya udah mau tepar. Dahsyat memang suku Bajo!

Awalnya memang ragu, tetapi saat melihat para anak2 yang begitu lihai berenang, Yudmin percaya memang suku Bajo adalah salah satu kearifan lokal dan budaya yang harus kita jaga. Tapi lucunya, kenapa pas Yudmin ajak foto itu anak kecil pada lari ya? “Takut ah sama Om Brewok, Serem” teriak salah satu bocah Bajo.

Tinggal di Hutan Selama 2 Bulan

Serem juga ya kalau baca judulnya, ngebayangin gimana rasanya tinggal di hutan yang susah signal dan juga bisa saja binatang buas datang. Belum lagi bagaimana rasanya tinggal tanpa listrik di zaman yang kita sudah terbiasa dengan internet dan listrik. Nah, kali ini kita akan membahas liburan yud yang menginap selama 2 bulan penuh di hutan. Apakah ada pengalaman tak terduga saat tinggal di hutan?

Mari merandom sambil menunggu bahasan spot dari Devmin yang sekarang lagi ga ada sinyal nih, terakhir info ya lagi ngajar di sekolah. Nah kembali ke laptop, min maksudnya apa tuh min tinggal di hutan 2 bulan? Gimana ya rasanya.

Iya, Yudmin mau sharing tentang pengalaman Yudmin waktu flying camp selama 2 bulan di hutan daerah Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Saat itu, Yudmin mendapatkan sebuah project untuk meneliti hasil drilling dari pemboran geothermal. Maklum, mahasiswa Geologi emang blusukan cari yang namanya project, dan emang hasil dari project itu buat tabungan travelling sih. Saat itu, kita ngecamp bersama 3 orang Geologist. Posisi bener ditengah hutan, no signal. Setiap hari kerjaannya begitu aja ngeliat mesin bor naik turun. Pernah suatu ketika di godain sama mahluk halus saat lagi di Toilet. Namanya toilet dadakan, jadi cuma sekedar triplek gitu aja dengan tutup atas berupa terpal.

Nggak lama, lagi asik jongkok, tiba-tiba kedengeran suara “Pokpok-PokPok”. Suaranya keras banget rasanya gak jauh dari camp. Saat itu Yudmin menyangka hanya suara binatang malam. Tetapi, setelah ngobrol sama anak-anak Kota Palu Sulteng saat Yudmin explore Sulteng, memang di Sulawesi masih ada mahluk halus yang bernama PokPok itu. Bunyinya ya PokPok. Kalau bersuara keras artinya di jauh. Kalau suaranya kecil, berarti dia dekat. .

Dihutan selama 2 bulan aneh-aneh aja deh serius. Meskipun kadang kita keluar hutan cari sinyal, tetep aja pas balik kedalam hutan lagi, suasana hutan yang gelap dan sepi, kadang bikin merinding! Hihhh!

Pernah punya pengalaman aneh nggak Guys selama jalan-jalan?

Wisata Gua Batu Cermin di Flores

Selamat siang! Selamat menyantap makan siangnya!

Kembali lagi di rubrik spot, yang masih membahas Flores. Kali ini, Yudmin akan membahas satu spot menarik di kota Labuan Bajo. Yuk disimak!

Gua Batu Cermin. Gua yang terletak dekat dengan kota Labuan Bajo ini sangat menarik sob buat dikunjungin! Dinamakan Batu Cermin karena di dalam gua, ada genangan air yang terlihat seperti cermin saat cahaya matahari masuk melewati celah-celah gua. Jadi kamu bisa berkaca di genangan air itu! Wow!

Gua yang sangat gelap ini juga memiliki beberapa spot didalamnya. Sebut saja Spot Bunda Maria, Batu Susu, fosil hewan, dan lain-lain. Kalau kamu berani, kamu bisa naik ke atas gua dan melihat pemandangan yang sangat keren binggo! Serius! Tapi hati-hati, jalur naiknya cukup ekstreme.

Tempat wisata ini sering juga disebut dengan perut bumi. Hal ini karena ketika mengunjungi gua batu cermin, kita akan masuk ke perut bumi yang sangat dalam sehingga hawanya menjadi lebih panas dan ekstrim di dalam sana.

Ketika masuk ke kawasan batu cermin, anda akan melihat gapura yang bertuliskan wisata batu cermin. Di sekitar tempat wisata terdapat banyak sekali monyet – monyet lucu yang dapat dilihat di sekitar tempat wisata karena merupakan habitat asli dari ras monyet tersebut. Tetapi monyet tersebut tidak pernah mengganggu pengunjung loh. Mungkin mereka sudah terbiasa..

Jadi buat kamu yang lagi di Labuan Bajo, wajib mampir kesini! Nggak jauh kok! Heuheu.

How to get there: Bisa sewa ojek atau sewa angkot, karena setau Yudmin ga ada yang ke arah sana. Bilang aja mau ke Gua Batu Cermin.

Biaya: Biaya masuk perkepala kalau nggak salah 5ribu rupiah. Kalau mau pakai guide nambah lagi.

Saran: Datang jangan terlalu sore. Baiknya jam 10-12. Cahaya matahari akan masuk kedalam celah dan cukup keliatan pantulan air yang seperti cermin. Awas licin, dan banyak kelelawar. Kalau mau naik keatas gua harus hati-hati karena masih jalur percobaan (saat itu) .

Etika Bertanya Kepada Sesama Traveler

Nggak kerasa, dua hari lagi kita lebaran. Udah siap menyambut diri yang baru? Udah siap ditanyain kapan lulus dan kapan nikah? Nah disini kita akan membahas rupanya ada beberapa etika yang harus dilakukan dalam bertanya ke sesama traveler loh. Pastikan kamu yang suka traveling membaca ini ya!

Kembali lagi di tipsCatatanBackpacker, nah Yud mau share lagi nih. Katanya, malu bertanya sesat dijalan. Nah apalagi buat traveler, quotes diatas bener banget. Tetapi selalu ada etika dimana kita mau bertanya kepada traveler lain. Inspired from Mas Fahmi @catperku, yuk kita intip etika saat bertanya!

1. Sebaiknya, jangan bertanya tanpa modal sedikitpun.
Maksudnya gimana tuh? Kaya gini “Sob aku mau ke XXX, gimana caranya, bayarnya berapa, menginap paling murah berapa, kulinernya apa aja? Makasih.”. Waduh sob, sebenernya pengen banget jawab pertanyaan seperti ini, tapi usahakanlah sudah minimal cari tahu sedikit. Banyak kok blog atau akun IG yang sharing tentang tempat menarik dan biayanya. Kalau kamu nanya seperti ini, kapan mau ngerasa get lost nya? Ayo kamu traveler, harus bisa cari tau ke banyak sumber!

2.Murah itu Relatif.
.”Gan, penginapan yang murah dimana? Transportasi naik apa yang paling murah?”. Kembali lagi, murah itu relatif. Ada yang menggangap nginep 100ribu itu mahal, ada juga yang bilang murah. Jadi sesuaikan dengan kebutuhan kamu. Kalau bisa sih ya sebut aja berapa biasanya kamu menginap. Jadi lebih enak kan. Kadang, backpacking gak harus semuanya tentang murah dan gratis. Kalau agak mahal dikit tapi ada pengalaman yang tak terlupakan, kenapa nggak?

3.Jangan pernah bertanya dengan memaksa.
Traveler lain bukanlah traveler agent! Mereka juga punya kehidupan pribadi, pekerjaan yang harus dilakukan tiap harinya, gak selalu mengurus blog atau IG nya. Kalau ada waktu, Insya Allah dijawab. Butuh info cepat ya langsung ke travel agent saja.

Itulah mengenai tips etika bertanya, ya lagi ini merupakan tips subjektif, jadi pendapat orang berbeda-beda. Berbeda itu indah bukan? Ingat, pertanyaan yang bagus, akan mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Opini Kamu Jangan Travelling! Kalau?

Kembali lagi di rubrik opini #opinicatatanbackpacker! Sebenernya ini repost, tapi udah lama banget dan menarik utk dishare. Jadi mari beropini gaes! Kenapa harus beropini? Karena opini bakalan mengembangkan pola pikir kita sebagai traveler, dan pastinya akan memperluas sudut pandang kita juga. Bener nggak? Sekedar opini 🙂

Btw setuju nggak dengan pic di atas? Kamu jangan traveling kalau hanya bertujuan untuk:

1.Kabur dari jeratan hukum
Pasti, jangan deh kalau kamu cuma ingin menghindar dari hukum. Pasti ngerepotin orang lain. Setuju?

2.Menghindar dari realita
Nah kalau kamu traveling untuk menghindar dari realita, coba pikir lagi apa bakal memperbaiki keadaan? Mungkin merefresh pikiranmu atau menjadikan pikiranmu lebih positif. Kalau ini tergantung masing-masing ya.

3.Marah
Kamu traveling karena marah? Wah hati-hati deh. Sepengalaman, kalau emosi lagi ga stabil, travelingnya jadi acakadut banget. Malah bawaannya bete sama setiap orang baru yang kita temui. Kan teman baru inginnya senyum menawan kamu, bukan garangnya kamu.

4.Malas
Traveling karena malas? Awas lho! Lama-lama bisa jadi nambah malas. Kecuali kalau alasannya ingin refreshing, boleh. Tapi atur aja agar pas beres traveling udah semangat lagi. Jangan nambah males.

5.Traveling adalah satu-satunya cara bahagia
BIG NO! Bahagia itu datangnya dari dirimu sendiri. Bukan dari traveling ataupun orang lain. Meskipun mungkin hobi dan orang lain mempengaruhi suasana, tapi cuma kami sendirilah yang bisa mengontrol kebahagiaan kamu. Kamu adalah sumber kebahagiaan!

6.Ikut-ikutan
Nah ini juga ikut-ikutan lagi agak ngetrend. Jangan ikut-ikutan deh. Kamu bisa aja nggak nyaman dengan gaya traveling temenmu. Misalnya kamu seorang penikmat laut, terus kamu ingin ikut-ikutan naik gunung karena diledek temen, padahal keadaan badan kamu memang nggak bisa bikin kamu naik gunung. Kan malah jadi bahaya. Kalau memang ingin, lakukanlah bukan karena ikut-ikutan. Jangan krn dipanasin temen.

Gimana? Atau punya opini lain? Kalau teman-teman punya masalah yang mana nih? Tag temen kamu deh! Namanya juga opini, yuk berpikir luas.

Source : catatanbackpacker

Telaga Bintang di Papua Wajib Jadi Destinasi Wisata

Telaga bintang merupakan salah satu surga papua yang wajib anda kunjungi. Untuk mengunjungi telaga bintang ini, diperlukan tenaga yang sangat banyak karena harus berjalan kaki. Jadi disarankan bagi yang ingin berkunjung sudah bersiap – siap sejak pagi hari.

Puas mengambil momen di Piaynemo, kami segera turun kedermaga. Dibawah sudah banyak sekali penjual aneka macam hal, dari mulai kelapa, aksesoris, kepiting kelapa yang sebesar bola basket, hingga batu akik.

Para Traveler terlihat tertarik dengan Kepiting Kelapa lalu membeli 2 ekor untuk dimasak di resort. Aku sendiri hanya menikmati air kelapa yang secara instan melepas dahagaku di siang yang terik ini. Ada juga peserta yang melirik batu akik. Sang penjual mulai menjajakan dagangannya.

“Batu akiknya Pak, asli dari Papua.”.

Aku cuma tersenyum saja. Ya dimana-mana batunya pasti asli Papua, kan diambil dari Tanah Papua. Kalau aku ambil batu dari Jakarta kan bisa saja aku bilang batu akik dari Jakarta, pikirku.

Bang Ivan memanggil semua peserta untuk kembali ke kapal. Kami segera melanjutkan perjalanan kami menuju Telaga Bintang. Telaga Bintang lokasinya di Piaynemo juga, tetapi beda viewpoint dan bukit.

Kapal lalu berangkat menuju satu arah bukit yang berbeda. Sebelum sampai di Telaga Bintang, salah satu peserta menerbangkan drone untuk mengambil foto aerial. Semua peserta mengeluarkan kepala dari jendela speedboat dan melambaikan tangan.

Lalu tak lama, kami sampai di dermaga Telaga Bintang. Aku segera memasang sepatu trekkingku untuk naik ke atas bukit karena kami akan menginjak karst yang tajam. Tetapi aku melihat ada sesuatu yang berbeda.

“Lho, kok sekarang ada semennya?”

Ya, sekarang jalur untuk menuju Puncak Telaga Bintang telah di semen, sehingga tidak tajam lagi. Aku dan teman-teman segera naik ke atas, tetapi kali ini aku bergerak jauh lebih cepat dibanding dulu. Dulu, aku hanya menggunakan sendal jepit melawan tajamnya karst.

Sesampainya dipuncak, perjalananku bersama @hamuecorajaampat semakin lengkap. Ada sebuah telaga yang berbentuk bintang, dimana telaga tersebut berisi air yang bergradasi warnanya. Indah sekali.

“Mungkin ini bintang yang jatuh dari langit. Let’s make a wish.” pikirku. Saat berpikir make a wish, aku berpikir yang aneh-aneh.

Mie Lendir yang Berlendir – Lendir

Jika anda pergi ke kepulauan riau, akan ada banyak sekali makanan khas dan pulau yang harus kamu kunjungi. Jangan lewatkan kuliner terenak dan wajib dicoba di kepri ini!

Perjalanan keliling Kepulauan Riau masih banyak yang harus di eksplor. Setelah makan-makan di Akau Potong Lembu, keesokannya kami pergi menyebrang ke pulau Benan. Nah sebelum island hopping pasti sarapan dulu kan, saya request makanan khas dong pastinya. Lalu di gotonglah Yud untuk mencoba Mie Lendir, salah satu makanan khas Kepri!

Mie Lendir ? Kok aneh namanya lendir? Bukan wisata lendir ya! Sebenarnya simpel, mie lendir itu cuma mie kuning direbus pake toge,daun bawang cabe rawit dan telur rebus. Nah yang bikin nagih itu kuahnya gaes, beda dengan kuah biasa, kuahnya itu manis2 pedas gitu! Nah kuahnya itu kental banget seperti lendir, makanya dinamakan mie lendir. Kuahnya sendiri rasanya mirip-mirip kuah kacang, campuran kacang, gula merah, dan gula putih. Sedaaaaaap

Di Kepulauan Riau menu mie lendir banyak ditemukan di pagi hari sebagai menu untuk sarapan lho. Jadi pagi-pagi enaknya makan mie!

Setelah menikmati Mie Lendir yang berlendir-lendir ((Hoek tapi enak)) nah saya melanjutkan perjalanan dengan menyebrang ke salah satu pulau yang ada di Kepri. Mungkin jarang orang tau, karena pulau ini sendiri baru 2 tahun ini di promosikan. Yud mencoba mencari info di google, tapi nihil. Hanya ada beberapa postingan tentang pulau ini, pulau apa sih?

Pulau Benan! Pulau kecil yang terletak di Kabupaten Lingga ini menyimpan banyak kecantikan didalamnya! Terdapat pantai putih bersih dengan koral-koral yang menurut Yud cukup baik, sayang saat snorkling airnya lagi keruh karena ombak kencang. Disini juga terdapat beberapa homestay yang disewakan untuk para turis yang ingin menginap.

Edannya, saat turun dari pelabuhan Benan, yang turun hanya rombongan kami doang! Serius, padahal sabtu minggu lho. Menurut orang-orang Benan, masih banyak turis yang belum mengenal kecantikan Benan. Lagi-lagi Bintan masih menguasai spot-spot wisata yang dilirik oleh pada turis. Semangat Benan, kamu bisa!

Kalau kamu punya waktu 3 hari ditempat kaya gini, enaknya ngapain ya?

Festival Songkran di Thailand Main Tembak-Tembakan

Sudah puas dengan kehidupan malam yang gemerlap di Pattaya, aku memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Bangkok. Bus dengan tiket seharga 120 Baht ternyata sudah menunggu para calon penumpang di terminal. Aku bergegas agar tak ketinggalan karena terlihat bus sudah membunyikan klaksonnya beberapa kali tanda akan berangkat.

Songkran. Hal itulah yang terngiang-ngiang dipikiranku. Songkran yang menjadi main idea sepanjang perjalanan ini. Festival yang diadakan setiap setahun sekali untuk merayakan tahun baru Thailand pasti akan selalu ramai dan didatangi oleh banyak pengunjung dari berbagai macam negara.

Tahun baru? Tak diwarnai dengan kembang api. Songkran memiliki caranya sendiri untuk merayakan tahun baru. Water Festival alias Festival Air.

Setiap turis yang datang ke Thailand saat Songkran pasti akan tahu mereka akan sangat, sangat basah. Mengapa? Karena semua orang akan mengguyur dan menembak siapapun dengan senapan air tanpa pandang bulu! Disinilah keseruan Songkran dimana gelak tawa dan keramaian menjadi satu, lucu ketika seseorang menembakmu tepat dikepala!

Sudah tak sabar lagi rasanya untuk segera menembak orang lain tepat dikepalanya! Yang jelas, latihan dulu sebelum menembak calon kekasih nanti. Udah siap?

Saat Songkran, semua orang boleh menembak ataupun mengguyur siapapun. Bahkan, banyak anak-anak yang membawa ember dan melemparkan isi air ke dalam bus dan mobil pribadi! Tak boleh ada dendam ataupun amarah.

Musik berdetak kencang dimana-mana. Tetapi tempat yang paling chaos di Bangkok ada di Khaosan dan Silom Road. Rameeeeeee!

Songkran Festival ada baiknya tidak dinikmati sendirian. Kebetulan aku tinggal di salah satu rumah warga lokal asli Thailand yang kukenal via jejaring social. Dirumahnya, ia menampung banyak sekali orang dari berbagai macam negara. Kami saling bertukar cerita dengan mempromosikan negara masing-masing. Diantaranya adalah Tay dari Malaysia, Ling Xie dan Yoyo dari Cina. Kami berjalan bersama menuju festival yang terlihat semakin padat setiap harinya.

Tay, seorang traveller yang berasal dari Sabah, menceritakan pengalamannya waktu jalan-jalan keliling Indonesia. Beberapa tahun yang lalu, Tay mengeksplor Bali, Medan, dan Jakarta. Banyak sekali kesan yang Tay dapatkan. “Setiap kota berbeda Yud, tetapi perbedaan itu lah yang menjadisatukan semuanya.”. Bahkan aku sempat mengajak Tay untuk mampir ke masjid di Thailand untuk mendengar cerita tentang Islam. Tay, benar-benar teman yang selalu ceria dan menghargai sesamanya.

Lho Kok Kapal Ikan?

Aku tiba-tiba terbangun dari tidur lelap karena suara berisik dari dalam dan luar kapal. Dibalik suara banyak orang, terdengar samar suara deru mesin kapal yang melemah, tanda kapal akan segera merapat. Para penumpang mulai bersiap mengambil barangnya masing-masing. Aku yang masih berusaha mengumpulkan nyawa, bertanya pada seseorang disebelahku.

“Pak, sudah sampai Tarempa?”tanyaku.

“Sudah”. jawabnya singkat tanpa menoleh ke arahku.

“Terima kasih, Pak”. Ketus sekali, pikirku.

Setelah mendengar info dari ABK bahwa kapal telah merapat, aku bergegas keluar dari kapal dengan beberapa peserta dari @markitrip. Beberapa orang terlihat sibuk mengambil barang dari atas kapal. Untungnya, aku hanya membawa daypack jadi tak perlu lagi mengantri untuk mengambil bagasi.

Tak lama, sebuah kapal ikan yang cukup besar merapat di dermaga. Kami diajak untuk langsung masuk ke kapal oleh Ester, salah satu tour leader trip Anambas ini. Aku bertanya-tanya, apakah Anambas masih jarang dikunjungi jadinya masih jarang kapal wisata? Karena kebanyakan kapal yang ada di dermaga hanyalah kapal ikan, tak ada satupun kapal hopping island semacam di Kepulauan Komodo.

“Pak, disini jarang kapal wisata ya Pak?” tanyaku pada Nakhoda.

Bapak Nakhoda yang terlihat garang dan memiliki kumis tebal itu menatap kearahku. Pertama kali melihatnya, cukup ngeri juga. Tiba-tiba dia tersenyum.

“Disini masih jarang Dek kapal wisata. Apalagi kapal semacam Pinisi seperti itu. Biasanya para wisatawan menggunakan jasa kapal ikan, itupun terbatas. Kalau punya dana lebih, bisa sewa speedboat tapi harganya jauh lebih mahal beberapa kali lipat.” jelasnya.

“Oh begitu Pak, terima kasih infonya. By the way Pak, kita kemana sekarang?”.

“Pulau Durai, salah satu Pulau cantik yang ada di Kepulauan Anambas. Disana kita bisa melihat penyu yang bertelur. Sekitar tiga jam perjalanan”.

“Duh.
Lagi-lagi aku terbangun dari tidur karena keriuhan para peserta trip. Sepertinya ada sesuatu yang menarik diluar kapal. Karena penasaran, aku mencoba untuk mengintip.

Ya Allah, tak heran Anambas terpilih menjadi pantai tropis terbaik di Indonesia.

Manfaat Yang Terkandung Buah Pepaya

Buah pepaya, siapa yang tidak mengenal buah satu ini, pepaya sudah sangat di kenal dimanapun dan mudah untuk di dapatkan, karena selain buah yang bisa di makan,bunga pepaya,daun pepaya dan bahkan batang pepaya juga bisa di konsumsi, sebagai sayur-sayuran, taukah kamu bahwa buah pepaya adalah buah yang sangat mudah tumbuh, maka hampir semua orang menanam buah pepaya sendiri,buah pepaya juga di kenal banyak kandungan Vitamin dan juga unsi yang paling utama yang terkenal dalam pepaya adalah, melancarkan pencernaan.

Selain itu buah satu ini juga banyak akan serat hinga antioksidan, buah ini sangat bagus jika di konsumsi setiap harinya, karena bisa di makan secara langsung maupun di campur bersama yogurt,salad dan juga bisa di buat jus.

Lantas apa saja manfaat yang terkandung dalam buah pepaya ini?

1. Mencegah Tanda Penuaan

Karena dalam pepaya terdapat kandungan Vitamin C dan juga E serta natioksidan yang dapat membantuh mencegah kulit dari kerusakan yang di sebabkan radikal bebas yang bisa membuat kriput dan juga tanda-tanda penuaan.

2. Pencegahan Kanker

Dalam pepaya terdapat kandungan flavonoid dan fitonutrien yang bisa mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas,menurut penelitian pepaya di percaya bisa menurunkan risiko kanker usus besar dan prostat.

3. Menurunkan Berat Badan

Buah pepaya sangat tinggi akan serat namun rendah kalori, maka bisa membantu kamu merasa kenyang yang lebih lama, jika sering mengonsumsi pepaya maka pencernaan kamu akan menjadi lancar, dan juga membantu meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh, maka pepaya bisa membantu menurunkan berat badan secara keseluruhan, serta almi untuk membantu mendetoksifikasi dalam tubuh.

4. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut

Taukah kamu bahwa pepaya juga ternyata sangat bagus untuk rambut, karena mengandung banyak Vitamin A dan juga nutrisi yang bisa menjaga kelembapan pada rambut, Vitamin A jugga sangat di perlukan untuk pertumbuhan semua jaringan yang ada pada tubuh, termasuk kulit.

Itulah manfaat-manfaat yang terkandung dalam buah pepaya, dan masih banyak manfaat lainnya lagi, Semoga Bermanfaat, Stay Save Guys…

Segudang Manfaat Alpukat

Buah alpukat merupakan salah satu buah yang sangat digemari karena rasanya yang lezat dan banyak sekali manfaatnya bagi kesehatan tubuh manusia.

buah denga tekstur berwarna hijau ini memiliki banyak ragam nutrisi dan banyak di sukai oleh semua kalangan.

buah alpukat juga dikenal sebagai buah yang memilik kandungan lemak yang baik atau lemak tak jenuh tunggal, untuk kandungan lain yang ada pada buah ini yakni karbohidrat, serat dan protein yang sangat berguna untuk kesehatan tubuh.

beberapa kandungan lainya yang ada didalam buah alpukat ini sebagai berikut
– kalium
– magnesium
– lutein
– folat
– vitamin a
– vitamin b
– vitamin c
– vitamin e dan k

manfaat buah alpukat wajib untuk diketahui
kandungan antioksidan dan ragam nutrisi yang sudah dijelaskan diatas sebelumnya manfaatnya juga diakui untuk kesehatan antara lain :

jaga berat badan

dikarenakan buah ini punya kandungan karbohidrat dan juga serat, bagi yang mengkonsumsinya akan merasakan kenyang lebih lama, dikatakan buah yang berlemak tapi tidak membuat berat badan cepat jadi meningkat karena lemak yang terkandung adalah lemak yang baik.

mengingat kalori yang ada didalam buah ini cukup tinggi, anda disarankan untuk tidak mengkonsumsinya secara berlebihan yakni 150-200 kalori/buahnya.

kesehatan jantung juga terpelihara

kandungan serat, proten,lemak dan aneka vitamin mineralnya juga baik bagi jantung, dalam sebuah riset dimana bagi seseorang dengan pola makan tinggi akan buah dan sayuran termasuk buah alpukat dapat mengurangi kadar kolesterol jahat(ldl) serta meningkatkan kadar kolesterol baik(hdl)

membantu menjaga kesehatan mata

serat yang ada pada buah alpukat ini memiliki senyawa nutrisi Lutein dan Zeaxanthin yang mana punya peran dalam mencegah Degenerasi Makula ( pengikisan Retina ), Menjaga kesehatan mata dengan memilih buah ini adalah pilihan yang tepat.

Tunda kelaparan

Bagi kebanyakan orang yang mana untuk mencegah kelaparan dengan cara ngemil, meskipun demikian ternyata buah alpukat juga menjadi salah satu pengganti cemilan ketika kelaparan dikarenakan lemak sehat yang ada pada buah alpukat ini sangat cukup untuk menahan lapar.

menurunkan risiko kanker

pada buah ini ternyaa memiliki antioksidan yang bermanfaat untuk melawan kanker, dalam suatu penelitian secara efektif adanya senyawa yang terkadnung dalam buah alpukat dapat memperlambat timbulnya Kanker Prostat yang mana cara kerjanya menghambat pertumbuhan sel kanker.

Pulau Tengkorak yang Mirip Bikini Bottom

Ketika traveling, tidak heran jika menemukan cerita mistis di sekitar tempat wisata yang kita kunjungi. Nah, ini dia cerita dari @catatanbackpacker ketika mengunjungi pulau manimbora.

Setelah shock ngeliat muka sendiri di danau Labuan Cermin, kami melanjutkan perjalanan menuju Pulau Manimbora. Pulau Manimbora alias Pulau Spongebob (disebut pulau Spongebob karena mirip Bikini Bottom) berjarak sekitar satu jam dari Labuan Cermin. Kami segera tancap gas karena takut ombak meninggi, dan terlihat langit mulai mendung.

Ternyata benar saja, ombak tak mendukung perjalanan kami. Kami dihempas ombak hampir setinggi 3 meter, untung kapal bertahan dari terjangan ombak. Syukur tak lama, angin mulai mereda dan membantu kami untuk merapat di Pulau Manimbora.

Barisan pohon kelapa setinggi rumah bertingkat tiga menyambut kami. Burung-burung camar beterbangan dan mengelilingi kami, seolah tertarik dengan kedatangan kami yang tak diundang ke pulau tak berpenghuni ini. Katanya, di pulau ini juga terdapat tengkorak manusia. Kok bisa ada tengkorak?

Sayapun bertanya kepada guide yang ada..

Saya bertanya-tanya dalam benak, tengkorak manusia siapakah yang tersebar di pulau ini. Untuk menjawab rasa penasaran, saya bertanya langsung kepada guide yang membawa kami.
.
“Oh, dulu ini tempat pemakaman suku Bajau Mas. Jadi mereka dimakamkan disini.” menurut Guide.

“Jadi memang sengaja diletakkan disana begitu saja Bang?”

“Iya sih, tapi dulu juga pernah ada cerita katanya ada yang pernah terdampar disana. Ya banyak kisahlah.” lanjut si guide.

“Suka ada ritual juga Mas Yud setahun sekali, makanya kan ada sisa sesajen tuh kalau diperhatikan”.

Akhirnya saya mendapatkan jawabannya. Katanya, makam itu sudah ada dari zaman dulu. Saya jadi ingat saat saya di Pantai Cipatujah Jawa Barat, malam-malam bolong ada sekelompok orang berdoa bawa sesajen, katanya sih menyembah atau berdoa untuk penunggu lautan. Ya, dimana-mana emang selalu ada yang nungguin, jadi tetaplah sopan dan jaga kelakuan saat traveling, gaes!

Apa kalian punya cerita mistis yang sama saat traveling? Di share dong!

Nyasar Waktu Liburan? Gimana rasanya?

Sebenarnya ada beberapa pertimbangan tatkala tim memutuskan untuk menyewa mobil saja dibandingkan membawa mobil sendiri dari Jakarta. Salah satunya adalah mobil double cabin @portraitindonesia harus nangkring di Surabaya atas undangan sebuah pameran outdoor pada pertengahan bulan November besok. Jika dibawa sekarang, malah tidak efisien karena harus pulang pergi naik kapal dan berujung pada waktu yang terbuang.

Keputusan itu harus dibayar mahal ketika kami melintasi jalan-jalan rusak di Kalimantan. Goyangan dan hentakan jauh lebih terasa dibanding menggunakan double cabin yang sudah teruji ditipikal jalan seperti apapun.

Perjalanan semakin dipersulit ketika lokasi yang kami tuju tak ada di GPS. Menggunakan ilmu kira-kira dan tanya kanan kiri, kami mencoba untuk meneruskan perjalanan mengikuti aspal yang sudah tak karuan lagi bentuknya.

Tiba-tiba Pak Agus berteriak.
.
“Oooooy berheeeeeenti! Jalannya roboh!”.
.
Saya yang sedikit mengantuk seketika terjaga, penasaran akan apa yang terjadi. Dari kaca depan, yang terlihat hanya lautan. Kami langsung keluar mobil ingin melihat apa yang terjadi.

Jalannya roboh!

Jika kami tak hati-hati, bukan tak mungkin mobil kami terperosok ke laut. Jarak antar aspal dan laut sangat tipis sekali! Saat kebingungan, tiba-tiba ada seorang bapak tua datang dan menegur kami.
.
“Hati-hati Pak, dulu ini ada jalannya sampai ke ujung. Tapi sudah rubuh semua,” ucap bapak tua itu.

Kami semua saling berpandangan, untung saja tidak keguling ini mobil. Sambil memperhatikan jalanan yang runtuh, kami melihat keadaan sekitar. Pantai dengan pasir halus berwarna kuning kecoklatan. Tak ada orang, hanya ada beberapa pohon mati yang menjadi ornamen cantik. Pantai ini tak masuk dalam lokasi di GPS, entah pantai apa namanya.

Kadang, perjalanan yang pakai acara nyasar dan beresiko bakalan mendatangkan hasil yang tidak disangka-sangka, seperti pantai tak bernama ini.

Ada yang pernah ngalamin hal yang sama, nyasar terus ketemu lokasi kece?

Seru juga ya kalau tiba – tiba liburan terus nyasar ke suatu tempat dan rupanya malah nemuin hidden gem di tempat tersebut.

Tips Bermain di Curug dengan Aman

Hai! Sudah lama nggak nulis tips. Berhubung dari kemaren eksplor Curug dan mengalami kejadian menyebalkan, ada baiknya menulis tentang tips aman bermain di curug. Silahkan disimak, dan bagi teman-teman yang lain yang mau lihat tips lainnya bisa cek di hashtag #TipsCatatanBackpacker. Yuhuu!

1. Perhatikan Pakaianmu!

Hindari pakaian berat semacam jins! Gunakan pakaian renang atau parasut yang cepat kering. Khusus buat yang cewek sih, kalau main ke Curug tolong jangan pakai baju warna putih atau bening. Kan basah dikit jadi bisa diterawang tuh. Daripada begitu, mending pakai bikini sekalian dah. #eeaaa.

2. Wajib Bawa Baju Ganti

Main ke Curug rugi rasanya kalau gak berenang. Nah, jangan lupa bawa baju ganti. Wajib juga bawa sarung atau kain penutup, antisipasi gak ada kamar mandi buat ganti. Repot urusan kalau pas ganti diintip orang, kan? Jadi enak #eh

3. Pakai Sendal Yang SuperGrip

Namanya main ke Curug pasti lompat-lompat. Nah wajib pakai sendal anti slip, daripada kepeleset terus celana sobek. Malunya itu lho, sakitnya mah ga seberapa. #PengalamanPribadi

4. DryBag!

Gak lucu kan kalau gadget kamu rusak gara2 kena air? Mau seneng-seneng malah mumet. Jadi bawalah drybag atau tas anti air saat beraksi! Jangan sampai tiket masuk yang cuma 10 ribu malah bikin kamu tekor gara-gara nyervis kameramu yang basah.

5. Jangan Berdiri Tepat dibawah Kucuran Air Terjun!

Sebenarnya ini pilihan pribadi. Tapi ada resikonya, kita gak pernah tau misalnya ada kayu atau batu yang terbawa aliran air. Dan pas jatuh dikepala, benjol. Bisa juga debit air yang terlalu keras bikin serasa ditonjok Lho! Hati-hati!

6. Awas Banjir!

Curug bisa jadi sangat berbahaya saat banjir. Hal ini terjadi saat saya kopi trip di Curug Moprok. Banjir besar terjadi, debit air yang super besar tumpah langsung kebawah. Menurut teman-teman, baru sekali ini mereka melihat Curug Moprok banjir sedahsyat ini. Sudah dipastikan orang yang masih berenang akan terbawa arus.

8. Bawa Pasangan

Ya ini sih bebas-bebas saja…. Bersyukurlah yang punya pasangan, kalau jalan-jalan ada temannya. #KodeKeras

Seni Cadas Tersembunyi Djibouti Menawarkan Jendela ke Masa Lalu

Tebing hitam terlihat tanpa ciri dari jauh, diterpa sinar matahari gurun yang terik. Tapi dari dekat, basalt itu memperlihatkan ukiran jerapah, burung unta, dan kijang berusia 7.000 tahun.

Mahakarya megah ini, yang diukir di batu di Djibouti utara, adalah salah satu contoh seni cadas yang paling menonjol di Tanduk Afrika, wilayah yang kaya akan sejarah kuno dan asal usul umat manusia.

Sekitar 900 panel di Abourma, yang terbentang sepanjang tiga kilometer (hampir dua mil), menggambarkan kehidupan purba di daerah-daerah ini dengan sangat lega, termasuk gambar-gambar dramatis manusia purba berkelahi dengan hewan dan sapi yang melaju.

Namun, gambar-gambar batu api di atas batuan beku yang berusia berabad-abad ini memberikan catatan tak ternilai tentang masa lalu yang telah berlalu – dan wilayah yang secara radikal diubah oleh ribuan tahun perubahan iklim.

Hewan-hewan yang digambarkan masih dapat ditemukan di dataran dan padang rumput Afrika hari ini, tetapi tidak di Djibouti, di mana air dan tumbuh-tumbuhan telah jarang ditemukan selama ribuan tahun.

“Hari ini, Abourma seperti kuburan karena kami tidak memiliki makhluk ini lagi di sini,” kata Omar Mohamed Kamil, pemandu wisata remaja yang membawa tamu ke Abourma. “Saat itu, mereka berkeliaran di sini karena Djibouti tertutup hutan.”

“Kami agak terisolasi dari peradaban di Abourma… kami berada di masa prasejarah, kami hidup di masa prasejarah.” Ribuan tahun demi ribuan tahun Harta karun ini mencakup perjalanan enam jam dari Kota Djibouti, lalu satu jam mendaki melalui hamparan bebatuan yang bergerigi.

Hampir sulit ditemukan jika bukan karena penjaga Abourma, Ibrahim Dabale Loubak, seorang peternak unta yang mengaku “mengetahui setiap batu, setiap sudut dan sudut” gunung berbatu itu.

Pria berusia 41 tahun itu berasal dari suku Afar, kelompok nomaden tradisional yang menjelajahi gurun di pinggiran Djibouti, Eritrea, dan Ethiopia, dan telah mengenal patung-patung itu selama beberapa dekade.

“Kakek kami memberi tahu ayah kami, dan kemudian ayah kami memberi tahu kami,” kata Loubak, sosok rampingnya mengenakan sorban tradisional dan rok katun.

Terlepas dari pengetahuan asli ini – dan keberadaannya hampir 70 abad – para arkeolog tidak mengunjungi Abourma sampai tahun 2005.

Indonesia Melarang Warga Negara India Untuk Masuk

Pemerintah Indonesia akan menolak penumpang internasional dari Wilayah India masuk ke wilayah Indonesia. Selain itu, pemerintah Indonesia telah berhenti mengeluarkan visa untuk orang India.

Regulasi ini, menurut Direktur Jenderal Imigrasi Jhoni Ginting, dibuat untuk menanggapi dinamika terkini kasus Covid-19 harian di India.

Menurut Jhoni Ginting, penolakan masuk wilayah Indonesia berlaku bagi semua orang asing yang telah melakukan perjalanan dari wilayah India dalam 14 hari sebelumnya sebelum memasuki wilayah Indonesia.

“Untuk sementara kami melarang pemberian visa bagi warga negara India, selain melarang masuk orang asing,” katanya dalam keterangannya, Sabtu (24/4).

Larangan orang asing dan orang India masuk ke Indonesia ini tidak berlaku bagi warga negara Indonesia yang telah melakukan perjalanan dari wilayah India dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah masuk ke Indonesia. Namun, menurut Jhoni, pemerintah Indonesia membatasi masuknya ke Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) dalam jumlah terbatas.

Selanjutnya Jhoni membahas pintu masuk bagi WNI yang hanya akan kembali ke Tanah Air melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI):

1. Bandara Soekarno-Hatta Tangerang;

2. Bandara Juanda Surabaya;

3. Bandara Kualanamu Medan;

4. Bandara Sam Ratulangi Manado;

5. Di Batam, Pelabuhan Batam Center;

6. Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjung Pinang;

7. Pelabuhan Dumai terletak di Dumai.

Jhoni menegaskan kebijakan ini hanya bersifat sementara dan akan dipertimbangkan kembali mengingat perubahan terbaru tren Covid-19 di India.

Ratusan warga India berkunjung ke Indonesia pada Rabu (21/4). Mereka diduga kabur dari negaranya akibat kasus Covid-19.

Dari 127 WNI yang tiba di Indonesia pada Rabu malam, 12 dari 127 WNI tersebut dinyatakan positif Covid-19, menurut Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.

Sequencing genom juga sedang dilakukan untuk mencari variasi virus corona yang mungkin dibawa oleh penumpang India yang positif.

Jhoni Ginting membenarkan bahwa pesawat Air Asia QZ988 mendarat dari Bandara Chennai di India ke Bandara Soekarno-Hatta di Indonesia pada hari Rabu. Pesawat charter itu tiba di Indonesia dengan membawa 129 penumpang.

Indonesia Lawan Covid-19 Gelombang Kedua

Kasus COVID-19 di Indonesia capai tingkat paling tinggi baru pekan kemarin, dengan 125.396 kasus, jauh di atas tingkat paling tinggi awalnya 89.902 kasus pada Januari 2021. Mengakibatkan, mulai 3 Juli sampai 20 Juli 2021, pemerintahan sudah memilih untuk berlakukan perlakuan tegas. berbentuk PPKM Darurat atau limitasi aktivitas warga.

Prof Wiku Adisasmito, Koordinator Tim ahli dan Juru Berbicara Gugusan Pekerjaan Pengatasan COVID-19, mengatakan, dibutuhkan cara cepat dan pas untuk tekan kenaikan kasus, terutamanya di pulau Jawa. “Oleh karenanya, koordinir antara seluruh pihak benar-benar dibutuhkan, baik elemen pemerintahan atau warga, untuk selalu mengontrol kenaikan kasus,” terang Wiku.

Plus tambahan 21.345 kasus dalam sehari pekan kemarin, kasus positif harian di Indonesia capai rekor paling tinggi baru – paling tinggi semenjak wabah diawali. Wiku menambah, “Ini mengisyaratkan gelombang ke-2 kasus positif COVID-19 di Indonesia.”

Gugusan Pekerjaan mendapati jika perlu 13 minggu dari titik paling rendah untuk capai pucuk awalnya, sama dengan kenaikan 283 % dalam kasus. Sedang dari titik paling rendah, cuman perlu waktu 6 minggu untuk capai pucuk ke-2 ini, yang sesuai dengan 5x lebih besar atau naik 381 %.

Indonesia, di lain sisi, sudah alami pengurangan kasus sepanjang 15 pekan terakhir, dengan pengurangan kumulatif sampai 244 %. “Dampak yang begitu cepat sesudah saat liburan yang panjang tidak disangsikan kembali pantas, bisa dibuktikan dengan kenaikan kasus yang diawali 1 minggu sesudah saat liburan Idul Fitri. Tetapi, sesudah minggu ke-4 sesudah berlibur, kami melihat kenaikan menegangkan yang berjalan sepanjang tiga minggu saat sebelum capai pucuk ke-2 pekan kemarin, “lebih Wiku.

Masyarakat yang memutuskan untuk “mudik”, atau berpergian, walau ada pembatasan berpergian, dan arus masuk pengunjung yang lagi dalam 1-2 minggu sesudah Idul Fitri, menyebabkan kenaikan kasus yang besar.

Presiden Jokowi Kutuk Kritik Macron Terhadap Islam

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencela pengakuan anti-Islam Presiden Prancis Emmanuel Macron.

“Indonesia menyumpah keras pengakuan Presiden Prancis yang menghina Islam dan melukai hati umat Islam di penjuru dunia,” kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Sabtu.

Pengakuan itu dikatakan Presiden Jokowi selesai pertemuan dengan beberapa tokoh agama Indonesia, diantaranya perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Pertemuan Wali Instruksi Gereja Indonesia (KWI), Persatuan Gereja Indonesia (PGI), Parisada. Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persatuan Buddhis Indonesia (Permabudhi), dan Persatuan Ritual Konghucu Indonesia (ICRA).

“Di saat dunia memerlukan persatuan untuk melawan pandemi COVID-19, hal tersebut bisa mengakibatkan perselisihan antara penganut beragam agama,” kata Jokowi.

Kebebasan berekspresif yang tidak berhasil membuat perlindungan kehormatan, kesucian, dan kesucian kepercayaan dan lambang agama, menurut presiden, tidak pernah dapat dibetulkan dan harus terbatasi.

“Salah besar menyangkutkan agama dengan tindakan teroris. Terorisme ialah terorisme, dan terorisme ialah terorisme. Teroris ialah teroris, dan teroris ialah teroris. Terorisme tidak dikuasai oleh iman” tegasnya.

Kekerasan di Paris dan Nice dikritik keras oleh Indonesia.

Presiden menambah, “Indonesia menyumpah keras kekerasan yang terjadi di Paris dan Nice yang tewaskan beberapa orang.”

Awalnya, Kementerian Luar negeri Indonesia mencela pengakuan Macron yang melawan Islam, dan suportnya pada pelukisan dan penerbitan kartun Nabi Muhammad (saw), yang sudah membuat geram banyak umat Islam.

Pada Selasa, 27 Oktober 2020, Kementerian Luar Negeri Indonesia memanggil Duta Besar Prancis untuk Indonesia dan Timor Leste, Olivier Chambard, untuk menyatakan ketidaksenangannya dengan kata-kata kontroversial Macron.

Teuku Faizasyah, juru bicara Kementerian Luar Negeri, mengatakan kepada TARUHANGOL pada hari Rabu bahwa Duta Besar Chambard telah dipanggil untuk memberi tahu dia tentang sikap resmi Indonesia terhadap pernyataan anti-Islam Macron baru-baru ini.

Menurut Faizasyah, pemerintah Indonesia memprotes komentar Presiden Macron yang mengaitkan Islam dengan terorisme atau ekstremisme, yang menyatakan bahwa menyamakan agama dengan tindakan teror tidak dapat dibenarkan dan akan membuat marah pemeluk agama tersebut.

Komentar Macron, yang dibuat setelah eksekusi Samuel Paty, seorang guru sejarah dan geografi, karena menampilkan karikatur Nabi Muhammad di kelas, telah menimbulkan kontroversi dan memicu reaksi keras dari umat Islam di seluruh dunia dalam beberapa hari terakhir.

RS Darurat PT INKA Rawat 60 Pasien COVID-19

Madiun, Jawa Timur, PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) mengubah dua gerbong kereta api menjadi rumah sakit darurat COVID-19 yang dapat menampung hingga 96 pasien.

Dengan peningkatan infeksi baru baru-baru ini di kota, setidaknya 60 pasien COVID-19 saat ini dirawat di ruang isolasi rumah sakit, menurut direktur pengembangan PT INKA, Agung Sedaju.

Menurutnya, jumlah pasien yang masuk secara keseluruhan meningkat drastis. Menurut dia, rumah sakit darurat yang didirikan PT INKA itu baru menerima sepuluh hingga empat belas pasien lima bulan lalu, di awal-awal operasionalnya.

RS Darurat tersebut dibantu tenaga medis Pemkot Madiun selama empat bulan pertama beroperasi, sedangkan PT INKA mengelola biaya operasionalnya, ujarnya.

Dia mengatakan rumah sakit sekarang bergantung pada pemerintah kota dan sumbangan dari mitra perusahaan untuk menutupi pengeluaran operasional, tetapi lembaga terbuka untuk sumbangan.

Donatur bisa memberikan makanan, perlengkapan mandi, bahkan uang tunai, menurut Sedaju. Karena kekurangan sumber daya manusia di klinik perusahaan, PT INKA berencana merekrut seorang dokter untuk bekerja sama dengan tiga perawat guna melengkapi layanan rumah sakit, katanya.

Hingga Senin, Kota Madiun yang mengalami lonjakan infeksi COVID-19, memiliki 3.662 kasus baru, 2.895 pemulihan, dan 231 kematian.

Di kota itu, kelompok tugas COVID-19 sekarang memantau 496 pasien, dengan 77 kasus yang dikonfirmasi ditambahkan dalam 24 jam terakhir.

Pandemi COVID-19 dimulai di kota Wuhan di China pada tahun 2019 dan dengan cepat menyebar ke seluruh dunia, khususnya ke negara-negara Asia Pasifik.

Pada 2 Maret 2020, pemerintah Indonesia melaporkan kasus terkonfirmasi pertama di negara tersebut.

Sejak itu, pemerintah federal dan negara bagian telah bekerja tanpa lelah untuk meratakan kurva virus corona negara itu dengan menegakkan praktik perawatan kesehatan dan membatasi aktivitas publik.

Sejak 13 Januari 2021, pemerintah Indonesia telah menerapkan program vaksinasi di seluruh negara bagian untuk membatasi infeksi sebagai bagian dari upaya untuk mengalahkan COVID-19.

Indonesia telah dilanda gelombang kedua infeksi COVID-19 baru, meskipun kampanye imunisasi terus berlanjut.

Festival Edinburgh Mengatur Kembali Hubungan Dengan Kota dan Dunia

Setelah tahun yang dilanda pandemi, festival budaya terkenal Edinburgh dibuka kembali minggu depan, berharap dapat menjangkau khalayak yang lebih luas daripada sebelumnya.

Edinburgh International Festival and Fringe, bersama dengan festival seni, film, dan sastra, adalah acara budaya terbesar di dunia, menarik jutaan orang ke ibu kota Skotlandia, kedua setelah Olimpiade dalam penjualan tiket.

Namun, ketika aksi disiarkan dan panggung di luar digunakan untuk mengurangi risiko penyakit, tempat akan relatif kosong ketika Fringe 2021 dimulai pada 6 Agustus.

Banyak komedian stand-up yang dulu memerintah Fringe tidak tampil tahun ini.

Lebih dari seperlima dari sekitar 700 pertunjukan Fringe yang dijadwalkan sejauh ini adalah komedi, turun dari lebih dari sepertiga dari 3.841 acara yang dijadwalkan pada 2019, di mana lebih dari 3 juta tiket terjual.

“Ini Fringe yang sangat berbeda dari yang pernah kita lihat sebelumnya,” kata komikus Daniel Sloss, “tapi itu sudah lebih baik daripada Fringe tahun lalu, yang sama sekali bukan Fringe.”

Sloss, yang dibesarkan di negara tetangga Fife dan komedi tegang yang telah disiarkan di 190 negara, percaya ada sesuatu yang istimewa tentang tampil langsung di depan penonton lokal yang apresiatif.

Untuk memenuhi permintaan, produksinya “HUBRiS” telah menambahkan pertunjukan tambahan, termasuk di Edinburgh Festival Theatre, yang memiliki kapasitas sekitar 2.000 orang. Namun, patut dipertanyakan apakah jarak sosial akan cukup dilonggarkan untuk memungkinkannya diisi.

Penampil lain telah memilih penampilan virtual karena risiko pembatalan.

Dengan komedinya “Kill Me Now,” dramawan Welsh Rhiannon Boyle telah memanfaatkan kebutuhan yang tersebar luas untuk menghilangkan kesedihan dan kematian melalui tawa.

Ini adalah drama Zoom dengan partisipasi penonton yang dibintangi oleh seorang direktur pemakaman yang mengiklankan layanannya di sebuah seminar.

“Idenya adalah untuk melakukannya secara langsung di Edinburgh, tetapi kami harus puas dengan apa yang kami miliki. Ini adalah pilihan yang lebih aman” kata Boyle.

Tempat juga telah menyesuaikan jadwal mereka untuk mengakomodasi beberapa zona waktu, memungkinkan pemirsa jarak jauh untuk berpartisipasi dalam pertunjukan streaming langsung.

Biden, Facebook bentrok karena informasi yang salah tentang COVID-19

Presiden AS yaitu Joe Biden di hari Senin hentikan komentarnya berkenaan platfom Facebook yang sesudah mendakwanya “membunuh orang” dengan tidak menghentikan kesalahan info tentang vaksin Covid, tapi ia masih menekan jaringan sosial terbesar di dunia untuk melakukan perbuatan semakin banyak.

“Kami tidak sedang berperang atau bertengkar dengan Facebook, kami tengah berperang menantang virus corona,” ujar Sekretaris Jurnalis Gedung Putih Jen Psaki ke semua reporter.

Pengakuannya mengikuti komentar presiden sendiri pada intinya jalan kembali ledakan pijaklnya dari hari Jumat.

“Facebook tidak membunuh orang,” Biden utamakan dalam menyikapi seorang wartawan yang menanyakan mengenai flap tersebut.

Biden menambah jika kamu sudah mengetahui selusin orang beberapa besar bertanggungjawab untuk menebarkan informasi palsu terkait vaksin.

“12 orang ini yang di luaran sana memberinya info yang salah – siapa pun yang mendengarkannya akan luka karena itu. Ini dapat membuat orang panik. Ini info yang buruk,” kata Biden.

“Harapan saya ialah Facebook, bukannya menganggapnya individu – tidak tahu bagaimana saya menjelaskan Facebook dapatmembunuh orang – jika mereka akan lakukan suatu hal mengenai info yang salah, info yang keliru mengenai vaksin,” ucapnya.

“Itu yang saya maksud.”

Biden sudah sampaikan peringatan keras yang mengagumkan pekan kemarin saat kamu serang pengatasan kekeliruan info yang menyebar luas di Facebook mengenai vaksinasi dan menjelaskan “ini jadi wabah untuk yang tidak divaksin.”

Pemerintahannya menimbun, mendorong perusahaan untuk bereaksi bisa lebih cepat dalam hapus posting yang memiliki masalah.

Facebook, yang sudah mengontrak pemeriksa bukti di luar dalam usaha untuk bersihkan isinya, secara cepat membalasnya Gedung Putih di hari Jumat, dengan jubir perusahaan menjelaskan “bukti memperlihatkan jika Facebook menolong selamatkan nyawa. Titik.”

Khawatir bahwa kampanye mengenai vaksinasi AS terhenti tepat saat muncul nya varian Delta yang berbahaya menyebabkan kenaikan infeksi baru, Gedung Putih minggu lalu secara khusus memperkuat nadanya terhadap raksasa teknologi, menyerukan kepada mereka untuk meningkatkan pertahanan melawan informasi yang hoax.