Kedatangan Higuain Membuat Gattuso Optimis

Taruhangol.com – Pelatih AC Milan, Genaro Gattuso mengatakan jika ia berharap dengan datangnya Higuain ke klub bisa meningkatkan permain I Rossoneri musim ini. Higuan sendiri Kamis lalu resmi bergabung dengan AC Milan dari Juventus dengan status pinjaman dan memiliki opsi untuk di permanenkan pada musim berikutnya.

Tidak hanya berhasil mendatangkan Higuain, Milan juga berhasil membawa pemain muda Juve yakni Mattia Caldara dengan melibatkan pertukaran Lenardo Bonucci yang akhirnya kembali bergabung dengan Juventus.

Gattuso yang musim ini menjabat di tahun keduanya di klub sebagai Pelatih Milan, merasa begitu puas dengan kedatangan keduanya ke San Siro. Terlebih ia memang tengah membutuhkan tenaga baru terutama di sektor penyerangan timnya.

”Saya sangat bahagia dengan keduanya karena mereka adalah pemain yang sangat penting.”terang Gattuso dalam konfersi pers beberapa waktu yang lalu.

”Gonzalo Higuain datang dan ia ingin mendapatkan kepercayaan bermain di klub ini, kita sudah mengetahui kualitasnya di Napoli. Sedangkan Mattia Caldara ada lah pemain muda yang memiliki kualitas yang luar biasa.”

”Dengan ini kami harus membuat para pemain baru yang datang merasa betah dalam klub ini. Kami begitu sedang dengan kedatangan mereka, jadi kami akan menjadikan musim ini menjadi musim yang lebih baik dari musim lalu.”

”Klub ini memiliki banyak sejarah di masa lalu, kami sangat ingin mencapai hal tersebut lagi. Semua pemain dan tim ini yang memiliki jiwa muda mempunyai impian sukses di klub ini. Higuain dengan kualitasnya dan pengalamannya akan membantu kami untuk kembali menjadi klub yang di segani di pentas Serie A maupun Eropa.” ungkap Gattuso kepada Milan Sport.

Milan Sudah Pasti Terkena FFP

Klub Italia,Ac Milan mungkin akan harap harap cemas usai badan tertinggi UEFA secara resmi menjatuhkan hukuman kepada klub. Sanksi yang di terima sendiri belum di umukan secara pasti. Melihat hal tersebut direktur Milan yang juka menjabat sebagai komesaris klub Massimiliano Mirabelli mengatakan ia menunggu keputusan yang akan di berikan oleh pihak UEFA.

Musim lalu, Milan yang bersama sang Presiden baru Yong Hong Li. Amat berani mendatangkan banyak pemain pemain bintang ke San Siro, dengan hampil 10 pemain yang di datangkan membuat I Rosseneri tidak berahasil meraih hasil yang amat bagus secara keuangan maupun komersil mereka. Musim lalu sendiri Milan hanya finish di posisi enam besar Serie A, yang membuat mereka minim prestasi.

Dengan gagalnya mereka menyeimbangkan neraca keuangan klub, membuat klub yang di asuh oleh Gennaro Gattuso ini tidak bisa menghindari Financial Fair Play yang telah di bentuk sejak tahun 2010 yang lalu. Milan pun harus pasrah dengan hal itu.

Bagaimana tidak mendapatkan hukuman dari UEFA, apalagi musim lalu mereka mengeluarkan dana mencapai 150 juta euro untuk mendatangkan nama nama seperti Leonardo Bonnuci, Richardo Rodriguez, Andre Silva hingga Hakan Calhanoglu.

Kehadiran nama nama tersebut bahkan tidak memberikan satu prestasi pun untuk klub yang berdomisili di kota mode itu.

Menunggu UEFA

 

Apalagi di beritakan jika mereka akan mendapatkan larangan Dua Tahun untuk absen dari kompetisi eropa oleh UEFA mengingat mereka berhasil finish di posisi lima klasmen musim lalu dan mereka bisa kembali bermain di ajang Liga Eropa.

Dengan demikian membuat Massimiliano Mirabelli mengalami guncangan yang luar biasa. Ia benar benar harus kembali menyusun timnya pada musim lalu, bahkan di beritakan oleh laporan Tutosport jika Milan akan melepaskan beberapa pemain yang mereka datangkan pada musim lalu.

”Kami akan menunggunya ( keputusan UEFA).” Ucap Massimiliano Mirabelli.

”Untuk saat ini kami hanya bisa menunggu, dan kembali membangun tim dari awal untuk bermain di kompetisi musim depan., Yang jelas ini akan menjadi pengalaman amat bagus untuk terus tumbuh di masa depan. Dan saya meminta maaf atas bebarapa fans yang kecewa dengan hal ini.”  Cetusnya.

Allegri Sebut Tak Pandai Bermain Seperti Secara Statistick

Serie A-Allegri Pelatih Juventus menyebutkan jika dirinya bukan sosok pelatih yang bagus dalam metode stastistik dan angka di ciptakan oleh sebuah klub. Menurutnya permainan yang dilakukan oleh  klub seperti itu justru seperti permainan game.

Massimilliano Allegri sendiri memulai karier nya dengan melatih klub italia Gagliari lalu Ac milan pada 2010, Dan pada musim perdana nya bersama milan ia mampu memberikan sebuah Scudetto untuk setan merah asal italia tersebut. Dan pada musim 2014 ia lalu bergabung dengan juventus.

Dan ketika dirinya melatih Juventus ia bahkan menorehkan rekor yang luar biasa dengan membawa sih nyonya tua empat musim menjurai serie beruntun dan dua kali berhasil mencapai final liga champions eropa.

‘’Jujur saya tidak terlalu bisa dalam urusan analisis bahkan taktik, saya lebih menyukai naluri, karena itu benar benar amat alami.

‘’ Dan jika anda melakukannya diri anda seperti seorang yang bermain game Playstation dan itu bukan suatu kebiasan yang saya sukai.’’

Kabarnya diirinya juga tertarik untuk melatih klub luar italia dan tidak menutup kemungkinan untuk melatih klub top inggris lainya.’’Ya itu bisa jadi{untuk pergi melatih klub top luar italia} Jika saya memutuskan untuk pergi dari juventus.’’tutur mantan pelatih Ac milan ini.

Ibrahimovic Sanjung Allegri

Allinatore Juventus Massimilliano Allegri di sebut sebagai salah satu pelatih yang memahami sebuah klub sepak bola dalam meraih kemenangan dan tujuan klub. Salah satu orang yang menyebutkan adalah mantan anak asuhkan Zlatan Ibrahimovic yang pernah bekerja sama dengan dirinya di milan.

Menurut sang striker, allegri kini lebih berpengalaman dari pada ketika ia masih di milan, dan menurutnya sang pelatih memiliki kinerja yang bagus sebagai seorang pelatih.Dan Ibra lantas tak lupa memujinya.

‘’Allegri  menggetahui apa yang di butuhkan oleh sebuah klub demi meraih kemenangan.Dirinya sebelumnya telah sukses di milan, dan ia mengulangi ke suksesanya di Juventus.’’tutur Mantan penyerang Manchester United.

‘’Dahulu saat saya bekerja dengan allegeri ia masih amat muda, dan kini dirinya telah berpengalaman.’’

Di milan sendiri Allegri telah berhasil membawa scudetto dan di Juventus dirinya mengulanginya dengan memberikan tiga trofi scudetto selama empat musim berturut turut. Diirinya juga berhasil menghantarkan si nyonya tua berhasil mencapai final liga champions eropa sebanyak dua kali dalam kurun waktu empat tahun.