MU Pioritaskan Ramsey Pada Januari

Aaron Ramsey

Taruhangol.com  –   Klub dengan 20 titile juara EPL, Manchester United di laporkan sudah menyiapkan langkah untuk segera mendatangkan gelandang milik Arsenal Aaron Ramsey. MU kabarnya akan langsung merekrut Ramsey ketika bursa transfer di buka pada Januari mendatang.

Ramsey sendiri merupakan pilar terpenting Arsenal dalam satu dekade trakhir dimana yang bersangkutan merupakan pemain yang begitu di andalkan oleh The Gunners. Kemampuan gelandang berusia 28 tahun itu sendiri sudah tidak di ragukan lagi karena kehebatannya dalam mengolah sih kulit bundar.

Sang pemain sendiri sudah mengumumkan jika diri nya tidak akan bertahan untuk Arsenal. Pasalnya kontrak sang pemain akan berakhir pada akhir musim dan ia sendiri tidak akan memperpanjang kontraknya untuk klub dan bertujuan untuk meninggalkan Emirates.

Kenginan Ramsey meninggalakan Arsenal seakan memancing rival mereka Manchester United untuk datang menggoda sang pemain bergabung. MU di kabarkan sudah kesem-sem untuk mendatangkan pemain asal Wales itu, bahkan di era Sir Alex Ferguson klub sudah bertujuaan untuk merekrutnya.

Dan pada musim lalu sendiri MU sudah berulang kali meminta Arsenal agar melepas sang gelandang. Karena mereka siap untuk menebus klausul sang pemain. Akan tetapi pihak Arsenal bersihkukuh untuk mempertahankan sang pemain setidaknya bisa memperbarui kontraknya.

Kehadiran Ramsey sendiri di nilai dapat memperkuat lini tengah The Red Devils usai mereka terancam kehilangan Paul Pogba yang kemungkinan tidak akan bertahan di klub.

Dengan itu para management klub mau pun Jose Mourinho selaku pelatih ingin mendatangkan seorang pemain yang bisa menggantikan Pogba nantinya.

Pertikaian Antara Paul Pogba Dengan Jose Mourinho

Paul Pogba Dengan Jose Mourinho Terlihat Saling Berbicara Di Pinggir Lapangan

Taruhangol.com –  Pertengkaran pelatih Manchester United, Jose Mourinho dengan anak didiknya, Paul Pogba tidak terlihat akan mereda. Para pemain Manchester United pun dikabarkan turun mendukung rekan mereka, Pogba dalam masalah perseteruan ini. Masalahini sudah mencuat lama sejak awal tahun lalu, dimana Jose Mourinho seringkali mencadangkan Pogba sehingga sudah lama kabar isu ketidakharmonisan antara kedua sosok penting Manchester United tersebut.

Beberapa hari terakhir ini, hubungan mereka kian memburuk. Hal tersebut terlihat dengan Mourinho yang mencabut status kapten dari Pogba. Selain itu Mourinho seringkali tertangkap kamera wartawan memberikan gestur yang tidak bersahabat kepada Pogba saat sesilatihan tim Manchester United. Diberitakan oleh berita bola, Daily Star, persetuan kedua pihakini semakin membesar, saat beberapa pemain MU turut berpihak kepada pertikaian ini.

Menurut laporan tersebut, awalnya para pemain lain enggan untuk ikut campur terhadap masalah Pogba dengan Pelatihnya. Tetapi karena situasi semakin alot dan memanas, akhirnya beberapa di antaranya mulai berkomentar dan mengambil sikap. Mayoritas pemain kunci MU mendukung Pogba, seperti Lukaku, Rashford, dan Jesse Lingard. Selain itu baru ada dua pemain yang mendukung manajer utama di tim MU saat ini.

Kabarnya, beberapa pemain MU yang mendukung Pogba, mulai bergerakuntuk meminta Ed Woodward agar memecat Mourinho. Ada beberapa alasan mengapa pemain MU meminta Mourinho dikeluarkan, pertama konflik yang tidak selesaid engan Paul Pogba yang membuat iklim MU tidak sehat. Kedua mereka meragukan taktik bermain Mourinho yang kurang  efisien. Para pemain meminta Mourinho dipecat secepatnya sebelum berlanjut ke dalam pertandingan Liga Inggris maupun Liga Champion.

Perselisihan Dimulai Dari Salah Sangka 

Perseteruan tersebut kabarnya bermula dari kesalah pahaman Mourinho terhadap perangai Paul Pogba saat MU melawan Derby County. Dilansir oleh Sky Sports. Saat itu Paul Pogba di istirahat kan di bangku cadangan, dan mengunggah video di media sosial. Video tersebut menunjukkan Pogba yang tertawa lepas saat pertandingan timnya melawan Derby County. Video tersebut berhasil diunggah saat pertandingan selesai dimana MU kalah 2-2.

Atas video tersebutlah Mourinho geram kepada Pogba karena dinilai meleceh kan strategi dan taktiknya yang menyebabkan MU kalah. Menurut Pogba sendiri, ia mengunggah video tersebut saat MU unggul 1-0 saat selebrasi gol Juan Mata di Old Trafford. Tetapi karena sinyal internet yang kurang bagus di stadion, maka video tersebut berhasil diunggahs aat pertandinga nselesai. Oleh karena itulah pertikaian ini terjadi.

Dampak dari perselisihan ini tidak main-main. Bahkan Pogba sampai berkeinginan untuk pindah dari MU saat bursa transfer musim panas dibuka. Seharusnya ada komunikasi yang baik antara kedua belah pihak agar masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. Karena masalahini bisa mempengaruhi performa tim untuk mencapai kemenangan. Update terus berita bola di situs ini agar anda tidak ketinggalan berbagai macam berita hangat tentang sepak bola.

 

Fellaini : Kata-Kata Mourinho Bangkitkan Kami Lawan Newcastle

Jose Mourinho

Taruhangol.com – Kemenangan Manchester United berjalan begitu dramtis usai mereka hampir kalah di Old Traford. Pada pertandingan tersebut mereka sudah tertinggal 2-0 di babak pertama bahkan di menit 20” babak pertama Newcastle Unitd sudah unggul jauh.

Namun, Marouane Fellaini menjadi pemain yang begitu krusial usai dirinya masuk di babak kedua dan mengubah jalannya permainan MU. Sejatinya pada babak pertama mereka bermain begitu monoton dan membuat mereka menjadi tim yang begitu membosankan, dan Fellaini sendiri berhasil masuk dan menjadi pembeda meski ia tidak mencetak gol.

Fellaini sendiri masuk di babak kedua dan menyampaikan apa yang di katakan oleh Jose Mourinho dengan mereka berhasil menyegel kemenangan dengan  Epic Come Back.

Mourinho langsung memasukan Fellaini dengan menggantikan Scot MC Tominay, hal tersebut langsung berefek dengan MU berhasil menang dengan skor 3-2.

Gol sendiri di cetak oleh Juan Mata, Anthony Martial dan Alexis Sanchez yang membuat MU berhasil memutuskan rekor buruk mereka di empat pertandingan tanpa kemenangan. Lantas apa yang di katakan kepada para pemain MU sehingga bisa bangkit dari ketertinggalan sehingga mereka berhasil menang. Fellaini sendiri menyatakan jika Mourinho langsung memberikan sebuah motivasi yang begitu ulung.

”Pelatih mengatakan kepada kami untuk menjadi seorang pria sejati, bermain dengan tanpa rasa takut. Dan memberikan kami kebebasan yang membuat kami bisa bermain bagus.”

”Kami sempat bermain buruk di babak pertama, lalu pada babak kedua sendiri kami berhasil bermain begitu baik, dan bisa segera bangkit dari ketertinggalan. Pertandingan yang begitu luar biasa.”

 

Mourinho Kembali Kritik Para Pemainnya

Jose Mourinho & Paul Pogba Sedang Dalam Terlibat Masalah Serius.

Taruhangol.com –  Ruang ganti milik Manchester United tampaknya sudah memasuki babak begitu panas. Pasalnya baru-baru ini  Jose Mourinho selaku manager klub langsung memberikan semprotan pedas kepada para pemain MU, yang tidak memiliki niatan untuk segera bangkit dari kerterpurukan.

Pekan ini United harus takluk dari West Ham United di ajang EPL pekan ke-7, kala itu Alexis Sanchez dan kawan-kawan harus tersungkur di kandang West Ham dengan skor 3-1.

Pasca kekalahan memalukan tersebut, pemain semacam Nemanja Matic hingga Mourane Fellaini menyebut jika seluruh pemain harus segera bermain baik, dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Sebab jika mereka terus mempertahankan trend negatif peluang mereka akan sirna untuk mengangkat trofi bergengsi pada musim ini.

Akan tetapi Jose Mourinho langsung menambahkan komentar dari pemainnya tersebut dengan mengatakan ada beberapa pemain yang jauh bermain di luar ekpestasi alian bermain baik, ada juga yang bermain buruk dan ketika tim mengalami kekalahan para pemain tidak merasakan kekalahan tersebut.

”Tidak semua pemain sama, para pemain yang pernah berkerja adalah orang-orang yang berbeda secara karakter maupun kualitas.”

Mourinho mengatakan jika ada beberapa pemain yang mencoba bangkit dari keterpurukan dengan bermain bagus dan terus bekerja keras untuk tim ini. Namin ada pemain yang bersantai-santai saja tanpa memikirkan banyak hal meski mereka mengalami kekalahan.

”Dari sudut pandang saya, jika para pemain yang bermain untuk mencoba bermain baik tidak bermain dengan selayaknya. Mereka justru bermain dengan aneh dan tidak benar-benar berubah. Semua orang terutama fans kecewa dengan hasil yang kami dapatkan. Sayangnya ada beberapa pemain yang tidak merasakan kekalahan ketika kami mengalami kekalahan.” beber Mourinho.

Redknapp : Mourinho Inspirasi Pelatih Muda

Taruhangol.com – Jose Mourinho yang tengah melatih timnya Manchester United yang sudah memasuki musim ketiganya bersama klub terus mendapatkan kritikan dimana ia dinilai gagal menampilkan permainan yang menghibur bagi Setan Merah. Permainan Monoton tetap saja di sajikan kepada klub tersukses di Primer Leangue ini, hingga beberapa Legenda klub United sering melontarkan sindiran pedas untuk mantan pelatih Real Madrid ini.

Mourinho sendiri tercatat baru memberikan dua trofi dimana Liga Europa dan Piala Liga yang merupakan trofi yang masih skala kecil dan menjadi sebuah trofi kelas dua pada kompetisi tersebut. Musim lalu ia gagal mempersembahkan sebiji trofi pun dimana ia mendapatkan cemohan meski timnya bisa finish di posisi dua klasmen Liga Primer Inggris.

Namun kerap mendapatkan sindiran pedas ketika melatih klub klubnya, Mourinho di kenal merupakan seorang petarung sejati yang menjadi contoh baik untuk para pelatih muda di dalam dunia olahraga ini. Ia memiliki semagat layaknya tentara ketika bertanding di pertandingan pertandingan besar hingga membuatnya di kenal sebagai The Special One.

Legenda Liverpool Jammie Redknapp langsung memberikan pujiannya kepada Mourinho yang merupakan inpirasi bagi semua pelatih pelatih muda di Sepak Bola Eropa.

”Pelatih muda menjadikan Mourinho sebagai Inspirasi yang luar biasa, dimasa lalu ia merupakan pelatih yang bisa memberikan dampak kesuksesan untuk klubnya. Setiap ia melatih ia selalu mendapatkan trofi jadi wajar ia tetap menjadi sosok nomor 1 sebagai salah satu pelatih terbaik.”

”Setiap pelatih bisa memiliki performa naik turun dan itu hal yang terlalu biasa.”

Souness : MU Seperti Tim Terburuk Yang Pernah Saya Lihat

Taruhangol.com – Benar benar tidak di sangkah, Manchester United harus menerima kekalahannya ketika menghadapi Brigton di laga kedua Liga Primer Inggris dimana kekalahan tersebut baru terjadi pada pertandingan kedua musim ini. Kekalahan itu pun mengundang bagi komentar berupaa kritikan yang melayang kepada Manchester United. Legenda Liverpool yakni Graeme Souness tak mau kalah ikut mengkritik Setan Merah, baginya MU tidak seperti tim yang memiliki kualitas level bawah.

Meski beberapa pemain seperti Lukaku, Pogba hingga Fred di turunkan oleh manager Jose Mourinho mereka bahkan lebih buruk ketika bertamu ke kandang Brigton di Falmer Stadium. Dimana jika di bandingkan secara skuat jelas para pemain United jauh di unggulkan, tapi alangkah terkejutnya mereka justru kalah dengan skor 3-2.

Dengan kekalahan tersebut membuat beberapa Legenda klub seperti Garry Nevile angkat bicara, ia menyakini jika mantan klubnya itu tidak memiliki mentalitas untuk juara dan seperti klub yang kehilangan semangat hidup dimana  mereka tidak akan mendapatkan trofi juara.

Sounes yang merupakan mantan pemain Liverpool mengungkapkan jika dirinya terkejut klub sebesar MU bisa kalah dengan klub seperti Brighton apalagi dengan kehadiran pemain pemain yang jelas memiliki kualitas yang lebih baik dari lawannya jelas menjadi pertimbangan untuk kemenangan ini.

”Aneh melihat MU yang kalah di tangan Brighton, mereka tim terburuk yang pernah saya lihat. Mungkin ini adalah tim terburuk yang pernah saya lihat. Ketika Alex Ferguson memimpin tidak ada tim seperti ini, lihat bagaimana Perreira dan Fred yang bermain dengan memutar mutar bola tidak memiliki tujuan arah kemana.”

Banyak Pemain MU Yang Kelelahan Pada Awal Musim Karena Piala Dunia

Bintang bintang Manchester United yang bermain di ajang Piala Dunia yang masuk hingga babak semfinal seperti Paul Pogba, Jesse Lingard, Romelu Lukaku, Marouane Fellaini, Ashley Young. Kelima pemain ini memiliki kampanye Piala Dunia yang setidaknya sangat bagus dan paling luar biasa. Mereka bertiga kembali ke Old Trafford, di mana mereka bergabung dengan orang lain yang melampaui harapan di Rusia, seperti Victor Lindelof dari Swedia, atau mempertahankan reputasi mereka yang baik, seperti Serbia Nemanja Matic. Lalu mengapa penggemar Manchester United cemas tentang musim yang mendekat? Dan yang lebih penting, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah itu?

Kecemasan sebagian berasal dari kenyataan bahwa Liverpool, rival bebuyutan United, telah menambahkan peningkatan yang segera dan luar biasa di daerah-daerah di mana mereka kekurangan musim lalu, membawa seorang penjaga gawang baru (Alisson, dari Roma) dan seorang gelandang tengah baru (Naby Keita , dari RB Leipzig) yang banyak dianggap sebagai yang terbaik di dunia. Namun sebagian besar kekhawatiran lebih dekat ke rumah. Khususnya: bagaimana United bisa mendapatkan serangan serangan mereka, masalah sistemik musim lalu yang berasal dari kegagalan untuk membuat bola maju cukup cepat?

Jawabannya mungkin sudah ada di skuad mereka. Sebuah kemitraan tengah-belakang Eric Bailly – yang sekarang telah mendapat manfaat dari beberapa bulan penyembuhan – dan Lindelof sekarang tampak seperti pilihan terbaik United. Pemain asal Swedia itu sangat bagus musim panas ini di Rusia dan seharusnya cukup dilakukan di mata Jose Mourinho, yang adalah seorang cendekiawan di turnamen itu, untuk menggantikan Phil Jones dan Chris Smalling di lineup United. Ini telah mengambil Lindelof beberapa waktu untuk menetap di Old Trafford tetapi kemampuannya belum pernah berselisih. Dia dan Bailly, dalam kondisi terbaiknya, menawarkan ketepatan, ketepatan, dan ambisi untuk meneruskan Jones dan Smalling tidak. Dengan distribusi yang cepat dan akurat dari belakang, United akan mendapat manfaat dengan mendapatkan serangan mulai lebih cepat.

Tampaknya United akan memulai musim dengan poros lini tengah Pogba dan Matic, tetapi Piala Dunia Prancis telah menunjukkan bahwa Pogba membutuhkan mitra yang lebih dinamis di sampingnya untuk berkembang. Baik Fred maupun Ander Herrera adalah N’Golo Kante – tidak ada orang lain – tetapi, setidaknya dalam rotasi, mereka adalah pilihan untuk membantu membawa yang terbaik darinya. Lalu ada Pogba, kembali dari Piala Dunia di mana dia menunjukkan semua kualitasnya untuk efek terbaik. Itu adalah prospek yang mengasyikkan dan situasi yang manfaatnya akan segera diraih oleh United.

Pilihan di full-back memuaskan daripada mendebarkan, dengan Ashley Young di depan Luke Shaw di sebelah kiri dan Antonio Valencia dengan wakil yang sangat baik di Diogo Dalot. Namun, masih ada perasaan bahwa United membutuhkan satu penyerang lagi, lebih disukai di sayap kanan. Di tempat lain, mereka memiliki bakat.

Tantangan sebenarnya terletak pada Mourinho. Dia harus benar-benar bersemangat saat ini – Fellaini dan Young adalah pemain di mana dia memiliki keyakinan yang mengejutkan, dan yang telah melunasinya dengan bentuk yang bagus musim panas ini. Lingard, Pogba dan Lukaku telah membuktikan kecemerlangan mereka di panggung terbesar. Namun Mourinho, alih-alih menunggangi gelombang optimisme ini, telah memangkas angka putus asa belakangan. Dia tampak sibuk mengelola dan meminimalkan harapan, mempertanyakan apakah Pogba dapat fokus pada pekerjaan di level klub.

Pramusim ini harus menjadi lembaran yang bersih – kesempatan untuk kembali terlibat Anthony Martial, yang sayangnya terlihat sedang keluar dari pintu, dan berbicara tentang peluang gelar timnya. Ini mungkin hanya tampak seperti kata-kata, tetapi menjadi hal yang penting. Mungkin, meskipun – dan ini hanya kecurigaan – kinerja yang sangat baik dari para pemainnya di Piala Dunia telah memberi tekanan lebih lanjut pada Mourinho, karena mereka telah menyebabkan orang lain bertanya kepadanya mengapa mereka tidak memberikan secara kolektif untuk klub mereka.

Dihadapkan dengan tekanan itu, dia tampaknya telah mundur ke posisi defensif – tetapi jika United ingin berhasil tahun ini, dia mungkin perlu keluar darinya, dan dengan cepat demikian.

 

Felllaini Resmi Bertahan Di MU

Kabar gembira bagi para fans Manchester Merah, pasalnya Marouane Fellaini akhirnya menandatangani kontrak baru dengan Manchester United yang membuatnya bertahan di klub hingga 2020.
Pemain timnas Belgia sendiri sempat di rumourkan akan meninggalkan Setan Merah mengingat kontraknya yang habis pada musim ini, tapi ia langsug mengingkat kontrak baru yang memusnakan spekualiasi yang menyebutkan jika mantan pemain Everton itu akan meninggalkan klub dan bergabug dengan klub lain.

Fellaini sendiri menandatangani kontrak barunya bersama klub sampai 2020 yang yang artinya klub hanya memberikan kontrak berdurasi dua musim untuk pemain berusia 30 tahun itu.

Pemain berambut Kribo ini sendiri bergabung dengan MU, ketika klub di latih oleh David Moyes pada 2013, Fellaini langsung mengkuti jejak Moyes yang di lantik untuk menangani United setelah Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun pada tahun yang sama.

Maourane Fellaini yang sering dikritik ketika era Moyes dan Louis Van Gal, mendapatkan kepercayaan penuh dari Jose Mourinho yang memiiliki hubungan yang sangat baik denganya sejak pelatih asal Portugal itu mengambil alih kursi kepelatihan klub dua musim yang lalu.

Kesepakatan baru Fellaini terjadi sehari setelah laporan bahwa dia menolak pindah ke Arsenal.

Pelatih baru Arsenal sendiri, yakni Unay Emery memang sempat meminatinya namun ia tidak menjamin sang pemain bisa bermain secara reguler seperti yang di janjikan oleh Mourinho.

“Saya senang melanjutkan perjalanan saya sebagai pemain Manchester United.’’ ujar Fellaini.

“Saya membuat keputusan ini karena saya sangat bahagia di sini. Juga, saya merasa seperti tim ini, di bawah Jose, masih memiliki banyak hal yang ingin kami capai.”

Harapan bahwa Fellaini dapat meninggalkan Old Trafford tumbuh ketika dia mengkritik klub karena hubungannya dengan para management klub tidak terlalu baik.

Dia mengatakan kepada majalah Voetbal pada bulan Mei: “Klub tidak memperbarui kontrak saya tahun lalu. Sekarang saya dalam posisi yang kuat, terutama sejak Mourinho menyatakan bahwa dia ingin mempertahankan saya.’’

“Tahun lalu saya pergi ke pelatih dan saya mengatakan bahwa saya menginginkan kontrak baru. Saya kemudian mengadakan pertemuan kedua, tetapi saya tidak akan menanyakannya 10 kali.

“Setelah itu saya menjadi penting untuk tim dan pemain yang bagus setidaknya mempunyai nilai sekitar 40 hingga 50 juta poundsterling,Klub tahu bahwa mereka salah di sana.”

Fellaini telah membuat 156 penampilan dan mencetak 20 gol dalam lima musim di United.

Ronaldo Pulang Kampung Ke Manchester United ?

Desas desus mengenai masa depan Cristiano Ronaldo pada musim ini tengah menjadi perbicangan banyak di media, meskipun kerap menyatakan akan pensiun bersama Real Madrid di masa depan, tidak menjamin jika mega bintang asal Portugal akan konsisten dengan perkataanya.

Real Madrid sendiri berhasill mejuarai ajang Liga Champions untuk ketiga kalinya secara berutun dan ini merupakan trofi ke-13 bagi klub asal ibu kota Spanyol tersebut.

Loss Blancos berhasil menyingkirkan klub asal Inggris Liverpool di partai final dengan skor 3-1 di babak final Liga Champions Eropa. Pada pertandingan tersebut gol gol Madrid di boyong oleh Karim Benzema, dan dua Gol Spektakuler dari Gareth Bale.

Kemenangan tersebut membuat Madrid menjadi salah satu klub tersukses di level eropa dengan raihan tiga belas trofi sih kuping besar, mereka unggul jauh dari Ac Milan yang berada di tempat kedua yang berhasil mengoleksi Liga Champion sebanyak tujuh trofi sedangkan Liverpool yang berada di tempat ketiga dengan lima koleksi.

Usai pertandingan Superstar Madrid Cristiano Ronaldo mendapat wawancara dari sebuah media, sang bintang pun mengungkapkan jawaban kontroversial mengenai masa depannya, ia mengatakan jika dalam sepekan kedapan ia akan segera memutuskan masa depannya dalam waktu dekat.

Ronaldo sendiri sempat mengungkapkan hal tersebut dengan sangat jujur, ia menilai dirinya memiliki kebebasan dalam menyampaikan pendepat apalagi tentang dirinya.

Disnyalir pemain berusia 33 tahun tersebut akan meninggalkan Madrid pada musim depan karena telah mendapatkan berbagai hal bersama Madrid, mulai prestasi bagi klubnya dan secara Individu.

 

Kembali Bersama Mantan Klub

 

Sudah tidak bisa di pungkiri jika Ronaldo merupakan idola dari para fans Manchester United, bahkan kekasih dari Georgina Rodriguez ini telah menghiasi hati fans berjuluk The Red Devils tersebut. Ronaldo memang merupakan pemain yang pernah menimba ilmu di klub asal Manchester tersebut. Ia membela Setan Merah selama enam musim dan menjelma menjadi pesepak bola terbaik dunia sebelum bergabung bersama Madrid pada 2009 lalu. Kepindahan Ronaldo ke Real Madrid sendiri tampaknya menjadi bumerang bagi United, pasalnya semenjak CR7 pergi dari United, perlahan tapi pasti klub tersebut mulai menurun performa secara domestik maupun level eropa.

Bahkan pada musim lalu saja klub dengan 20 titile Primer Leangue tersebut telah mengucurkan dana yang mencapai 500 juta poundsterling untuk mendatangkan nama nama bintang mulai Paul Pogba, Zlatan Ibrahimovic, Nemanja Matic hingga Romelu Lukaku, namun masih tetap saja mereka yang tengah di latih oleh Jose Mourinho masih tidak mampu untuk meraih prestasi prestisius pada musim ini.

Jika memang benar Ronaldo akan kembali bersama Manchester United, hal tersebut merupakan kejutan besar, karena dengan pengalaman yang di milikinya akan sangat membantu United untuk kembali dalam jejeran klub besar eropa yang di segani seperti di masa lalu.

Mourinho : Saya Gagal Memotivasi Pemain Saya Ketika Menghadapi Brighton

EPL-Manchester United harus mengalami kekalahan, ketika menghadapi Brigton dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Pasukan Jose Mourinho di paksa kalah dengan skor 1-0, pada sabtu 5/5.Pelatih Setan Merah sendiri langsung mengakui kekalahan tersebut dan mengakui jika ia gagal memberikan sebuah motivasi bagi pasukannnya.

Man United sendiri harus mengalami kebobolan pada menit ke-57, dan kemenangan Brigton sendiri di cetak oleh, Pascal Gross. Sebelum pertandingan tersebut Mourinho mengungkapkan jika tim nya membutuhkan tambahan empat poin, untuk mengamankan peringkat kedua klasmen.Akan tetapi sang pelatih tampaknya harus menelan ludahnya sendiri.

”Saya sudah pernah mengatakan kepada semua pemain saya, jika semua paruh dengan apa yang akan terjadi. Saya mengatakan kepada mereka jika, kami harus menang demi mengamankan posisi kami. Namun kenyaataanya apa yang kami dapatkan adalah semuanya benar benar berbeda.” Ucap Mourinho kepada Manchester Evening News.

”Jujur saya tidak bisa mempengaruhi pemain saya,jika empat poin merupakan hal paling penting demi mengamankan posisi kami. Tapi tampaknya semua pemain saya tidak terpengaruh akan hal itu. Saya melihatnya tidak penting.” ujarnya.

Pasukan Jose Mourinho sendiri tengah berada di peringkat dua klasmen dengan raihan 77 poin, dan Liverpool membayangi di peringkat tiga dengan raihan 72 poin.

Manchester United sendiri pada musim ini memang mengalami masa sulit, meskipun berada di posisi dua klasmen semenatara. Klub yang berbasis di Old Traford tersebut harus tersingkir lebih dini di pentas eropa oleh Sevilla di 16 besar Liga Champions Eropa. Tidak hanya itu mereka juga harus menyaksikan rival mereka Manchester City mengakat trofi Liga Primer Inggris.