Pertikaian Antara Paul Pogba Dengan Jose Mourinho

Paul Pogba Dengan Jose Mourinho Terlihat Saling Berbicara Di Pinggir Lapangan

Taruhangol.com –  Pertengkaran pelatih Manchester United, Jose Mourinho dengan anak didiknya, Paul Pogba tidak terlihat akan mereda. Para pemain Manchester United pun dikabarkan turun mendukung rekan mereka, Pogba dalam masalah perseteruan ini. Masalahini sudah mencuat lama sejak awal tahun lalu, dimana Jose Mourinho seringkali mencadangkan Pogba sehingga sudah lama kabar isu ketidakharmonisan antara kedua sosok penting Manchester United tersebut.

Beberapa hari terakhir ini, hubungan mereka kian memburuk. Hal tersebut terlihat dengan Mourinho yang mencabut status kapten dari Pogba. Selain itu Mourinho seringkali tertangkap kamera wartawan memberikan gestur yang tidak bersahabat kepada Pogba saat sesilatihan tim Manchester United. Diberitakan oleh berita bola, Daily Star, persetuan kedua pihakini semakin membesar, saat beberapa pemain MU turut berpihak kepada pertikaian ini.

Menurut laporan tersebut, awalnya para pemain lain enggan untuk ikut campur terhadap masalah Pogba dengan Pelatihnya. Tetapi karena situasi semakin alot dan memanas, akhirnya beberapa di antaranya mulai berkomentar dan mengambil sikap. Mayoritas pemain kunci MU mendukung Pogba, seperti Lukaku, Rashford, dan Jesse Lingard. Selain itu baru ada dua pemain yang mendukung manajer utama di tim MU saat ini.

Kabarnya, beberapa pemain MU yang mendukung Pogba, mulai bergerakuntuk meminta Ed Woodward agar memecat Mourinho. Ada beberapa alasan mengapa pemain MU meminta Mourinho dikeluarkan, pertama konflik yang tidak selesaid engan Paul Pogba yang membuat iklim MU tidak sehat. Kedua mereka meragukan taktik bermain Mourinho yang kurang  efisien. Para pemain meminta Mourinho dipecat secepatnya sebelum berlanjut ke dalam pertandingan Liga Inggris maupun Liga Champion.

Perselisihan Dimulai Dari Salah Sangka 

Perseteruan tersebut kabarnya bermula dari kesalah pahaman Mourinho terhadap perangai Paul Pogba saat MU melawan Derby County. Dilansir oleh Sky Sports. Saat itu Paul Pogba di istirahat kan di bangku cadangan, dan mengunggah video di media sosial. Video tersebut menunjukkan Pogba yang tertawa lepas saat pertandingan timnya melawan Derby County. Video tersebut berhasil diunggah saat pertandingan selesai dimana MU kalah 2-2.

Atas video tersebutlah Mourinho geram kepada Pogba karena dinilai meleceh kan strategi dan taktiknya yang menyebabkan MU kalah. Menurut Pogba sendiri, ia mengunggah video tersebut saat MU unggul 1-0 saat selebrasi gol Juan Mata di Old Trafford. Tetapi karena sinyal internet yang kurang bagus di stadion, maka video tersebut berhasil diunggahs aat pertandinga nselesai. Oleh karena itulah pertikaian ini terjadi.

Dampak dari perselisihan ini tidak main-main. Bahkan Pogba sampai berkeinginan untuk pindah dari MU saat bursa transfer musim panas dibuka. Seharusnya ada komunikasi yang baik antara kedua belah pihak agar masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. Karena masalahini bisa mempengaruhi performa tim untuk mencapai kemenangan. Update terus berita bola di situs ini agar anda tidak ketinggalan berbagai macam berita hangat tentang sepak bola.

 

Fellaini : Kata-Kata Mourinho Bangkitkan Kami Lawan Newcastle

Jose Mourinho

Taruhangol.com – Kemenangan Manchester United berjalan begitu dramtis usai mereka hampir kalah di Old Traford. Pada pertandingan tersebut mereka sudah tertinggal 2-0 di babak pertama bahkan di menit 20” babak pertama Newcastle Unitd sudah unggul jauh.

Namun, Marouane Fellaini menjadi pemain yang begitu krusial usai dirinya masuk di babak kedua dan mengubah jalannya permainan MU. Sejatinya pada babak pertama mereka bermain begitu monoton dan membuat mereka menjadi tim yang begitu membosankan, dan Fellaini sendiri berhasil masuk dan menjadi pembeda meski ia tidak mencetak gol.

Fellaini sendiri masuk di babak kedua dan menyampaikan apa yang di katakan oleh Jose Mourinho dengan mereka berhasil menyegel kemenangan dengan  Epic Come Back.

Mourinho langsung memasukan Fellaini dengan menggantikan Scot MC Tominay, hal tersebut langsung berefek dengan MU berhasil menang dengan skor 3-2.

Gol sendiri di cetak oleh Juan Mata, Anthony Martial dan Alexis Sanchez yang membuat MU berhasil memutuskan rekor buruk mereka di empat pertandingan tanpa kemenangan. Lantas apa yang di katakan kepada para pemain MU sehingga bisa bangkit dari ketertinggalan sehingga mereka berhasil menang. Fellaini sendiri menyatakan jika Mourinho langsung memberikan sebuah motivasi yang begitu ulung.

”Pelatih mengatakan kepada kami untuk menjadi seorang pria sejati, bermain dengan tanpa rasa takut. Dan memberikan kami kebebasan yang membuat kami bisa bermain bagus.”

”Kami sempat bermain buruk di babak pertama, lalu pada babak kedua sendiri kami berhasil bermain begitu baik, dan bisa segera bangkit dari ketertinggalan. Pertandingan yang begitu luar biasa.”

 

Mourinho Kembali Kritik Para Pemainnya

Jose Mourinho & Paul Pogba Sedang Dalam Terlibat Masalah Serius.

Taruhangol.com –  Ruang ganti milik Manchester United tampaknya sudah memasuki babak begitu panas. Pasalnya baru-baru ini  Jose Mourinho selaku manager klub langsung memberikan semprotan pedas kepada para pemain MU, yang tidak memiliki niatan untuk segera bangkit dari kerterpurukan.

Pekan ini United harus takluk dari West Ham United di ajang EPL pekan ke-7, kala itu Alexis Sanchez dan kawan-kawan harus tersungkur di kandang West Ham dengan skor 3-1.

Pasca kekalahan memalukan tersebut, pemain semacam Nemanja Matic hingga Mourane Fellaini menyebut jika seluruh pemain harus segera bermain baik, dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Sebab jika mereka terus mempertahankan trend negatif peluang mereka akan sirna untuk mengangkat trofi bergengsi pada musim ini.

Akan tetapi Jose Mourinho langsung menambahkan komentar dari pemainnya tersebut dengan mengatakan ada beberapa pemain yang jauh bermain di luar ekpestasi alian bermain baik, ada juga yang bermain buruk dan ketika tim mengalami kekalahan para pemain tidak merasakan kekalahan tersebut.

”Tidak semua pemain sama, para pemain yang pernah berkerja adalah orang-orang yang berbeda secara karakter maupun kualitas.”

Mourinho mengatakan jika ada beberapa pemain yang mencoba bangkit dari keterpurukan dengan bermain bagus dan terus bekerja keras untuk tim ini. Namin ada pemain yang bersantai-santai saja tanpa memikirkan banyak hal meski mereka mengalami kekalahan.

”Dari sudut pandang saya, jika para pemain yang bermain untuk mencoba bermain baik tidak bermain dengan selayaknya. Mereka justru bermain dengan aneh dan tidak benar-benar berubah. Semua orang terutama fans kecewa dengan hasil yang kami dapatkan. Sayangnya ada beberapa pemain yang tidak merasakan kekalahan ketika kami mengalami kekalahan.” beber Mourinho.

Redknapp : Mourinho Inspirasi Pelatih Muda

Taruhangol.com – Jose Mourinho yang tengah melatih timnya Manchester United yang sudah memasuki musim ketiganya bersama klub terus mendapatkan kritikan dimana ia dinilai gagal menampilkan permainan yang menghibur bagi Setan Merah. Permainan Monoton tetap saja di sajikan kepada klub tersukses di Primer Leangue ini, hingga beberapa Legenda klub United sering melontarkan sindiran pedas untuk mantan pelatih Real Madrid ini.

Mourinho sendiri tercatat baru memberikan dua trofi dimana Liga Europa dan Piala Liga yang merupakan trofi yang masih skala kecil dan menjadi sebuah trofi kelas dua pada kompetisi tersebut. Musim lalu ia gagal mempersembahkan sebiji trofi pun dimana ia mendapatkan cemohan meski timnya bisa finish di posisi dua klasmen Liga Primer Inggris.

Namun kerap mendapatkan sindiran pedas ketika melatih klub klubnya, Mourinho di kenal merupakan seorang petarung sejati yang menjadi contoh baik untuk para pelatih muda di dalam dunia olahraga ini. Ia memiliki semagat layaknya tentara ketika bertanding di pertandingan pertandingan besar hingga membuatnya di kenal sebagai The Special One.

Legenda Liverpool Jammie Redknapp langsung memberikan pujiannya kepada Mourinho yang merupakan inpirasi bagi semua pelatih pelatih muda di Sepak Bola Eropa.

”Pelatih muda menjadikan Mourinho sebagai Inspirasi yang luar biasa, dimasa lalu ia merupakan pelatih yang bisa memberikan dampak kesuksesan untuk klubnya. Setiap ia melatih ia selalu mendapatkan trofi jadi wajar ia tetap menjadi sosok nomor 1 sebagai salah satu pelatih terbaik.”

”Setiap pelatih bisa memiliki performa naik turun dan itu hal yang terlalu biasa.”

Souness : MU Seperti Tim Terburuk Yang Pernah Saya Lihat

Taruhangol.com – Benar benar tidak di sangkah, Manchester United harus menerima kekalahannya ketika menghadapi Brigton di laga kedua Liga Primer Inggris dimana kekalahan tersebut baru terjadi pada pertandingan kedua musim ini. Kekalahan itu pun mengundang bagi komentar berupaa kritikan yang melayang kepada Manchester United. Legenda Liverpool yakni Graeme Souness tak mau kalah ikut mengkritik Setan Merah, baginya MU tidak seperti tim yang memiliki kualitas level bawah.

Meski beberapa pemain seperti Lukaku, Pogba hingga Fred di turunkan oleh manager Jose Mourinho mereka bahkan lebih buruk ketika bertamu ke kandang Brigton di Falmer Stadium. Dimana jika di bandingkan secara skuat jelas para pemain United jauh di unggulkan, tapi alangkah terkejutnya mereka justru kalah dengan skor 3-2.

Dengan kekalahan tersebut membuat beberapa Legenda klub seperti Garry Nevile angkat bicara, ia menyakini jika mantan klubnya itu tidak memiliki mentalitas untuk juara dan seperti klub yang kehilangan semangat hidup dimana  mereka tidak akan mendapatkan trofi juara.

Sounes yang merupakan mantan pemain Liverpool mengungkapkan jika dirinya terkejut klub sebesar MU bisa kalah dengan klub seperti Brighton apalagi dengan kehadiran pemain pemain yang jelas memiliki kualitas yang lebih baik dari lawannya jelas menjadi pertimbangan untuk kemenangan ini.

”Aneh melihat MU yang kalah di tangan Brighton, mereka tim terburuk yang pernah saya lihat. Mungkin ini adalah tim terburuk yang pernah saya lihat. Ketika Alex Ferguson memimpin tidak ada tim seperti ini, lihat bagaimana Perreira dan Fred yang bermain dengan memutar mutar bola tidak memiliki tujuan arah kemana.”

Banyak Pemain MU Yang Kelelahan Pada Awal Musim Karena Piala Dunia

Bintang bintang Manchester United yang bermain di ajang Piala Dunia yang masuk hingga babak semfinal seperti Paul Pogba, Jesse Lingard, Romelu Lukaku, Marouane Fellaini, Ashley Young. Kelima pemain ini memiliki kampanye Piala Dunia yang setidaknya sangat bagus dan paling luar biasa. Mereka bertiga kembali ke Old Trafford, di mana mereka bergabung dengan orang lain yang melampaui harapan di Rusia, seperti Victor Lindelof dari Swedia, atau mempertahankan reputasi mereka yang baik, seperti Serbia Nemanja Matic. Lalu mengapa penggemar Manchester United cemas tentang musim yang mendekat? Dan yang lebih penting, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah itu?

Kecemasan sebagian berasal dari kenyataan bahwa Liverpool, rival bebuyutan United, telah menambahkan peningkatan yang segera dan luar biasa di daerah-daerah di mana mereka kekurangan musim lalu, membawa seorang penjaga gawang baru (Alisson, dari Roma) dan seorang gelandang tengah baru (Naby Keita , dari RB Leipzig) yang banyak dianggap sebagai yang terbaik di dunia. Namun sebagian besar kekhawatiran lebih dekat ke rumah. Khususnya: bagaimana United bisa mendapatkan serangan serangan mereka, masalah sistemik musim lalu yang berasal dari kegagalan untuk membuat bola maju cukup cepat?

Jawabannya mungkin sudah ada di skuad mereka. Sebuah kemitraan tengah-belakang Eric Bailly – yang sekarang telah mendapat manfaat dari beberapa bulan penyembuhan – dan Lindelof sekarang tampak seperti pilihan terbaik United. Pemain asal Swedia itu sangat bagus musim panas ini di Rusia dan seharusnya cukup dilakukan di mata Jose Mourinho, yang adalah seorang cendekiawan di turnamen itu, untuk menggantikan Phil Jones dan Chris Smalling di lineup United. Ini telah mengambil Lindelof beberapa waktu untuk menetap di Old Trafford tetapi kemampuannya belum pernah berselisih. Dia dan Bailly, dalam kondisi terbaiknya, menawarkan ketepatan, ketepatan, dan ambisi untuk meneruskan Jones dan Smalling tidak. Dengan distribusi yang cepat dan akurat dari belakang, United akan mendapat manfaat dengan mendapatkan serangan mulai lebih cepat.

Tampaknya United akan memulai musim dengan poros lini tengah Pogba dan Matic, tetapi Piala Dunia Prancis telah menunjukkan bahwa Pogba membutuhkan mitra yang lebih dinamis di sampingnya untuk berkembang. Baik Fred maupun Ander Herrera adalah N’Golo Kante – tidak ada orang lain – tetapi, setidaknya dalam rotasi, mereka adalah pilihan untuk membantu membawa yang terbaik darinya. Lalu ada Pogba, kembali dari Piala Dunia di mana dia menunjukkan semua kualitasnya untuk efek terbaik. Itu adalah prospek yang mengasyikkan dan situasi yang manfaatnya akan segera diraih oleh United.

Pilihan di full-back memuaskan daripada mendebarkan, dengan Ashley Young di depan Luke Shaw di sebelah kiri dan Antonio Valencia dengan wakil yang sangat baik di Diogo Dalot. Namun, masih ada perasaan bahwa United membutuhkan satu penyerang lagi, lebih disukai di sayap kanan. Di tempat lain, mereka memiliki bakat.

Tantangan sebenarnya terletak pada Mourinho. Dia harus benar-benar bersemangat saat ini – Fellaini dan Young adalah pemain di mana dia memiliki keyakinan yang mengejutkan, dan yang telah melunasinya dengan bentuk yang bagus musim panas ini. Lingard, Pogba dan Lukaku telah membuktikan kecemerlangan mereka di panggung terbesar. Namun Mourinho, alih-alih menunggangi gelombang optimisme ini, telah memangkas angka putus asa belakangan. Dia tampak sibuk mengelola dan meminimalkan harapan, mempertanyakan apakah Pogba dapat fokus pada pekerjaan di level klub.

Pramusim ini harus menjadi lembaran yang bersih – kesempatan untuk kembali terlibat Anthony Martial, yang sayangnya terlihat sedang keluar dari pintu, dan berbicara tentang peluang gelar timnya. Ini mungkin hanya tampak seperti kata-kata, tetapi menjadi hal yang penting. Mungkin, meskipun – dan ini hanya kecurigaan – kinerja yang sangat baik dari para pemainnya di Piala Dunia telah memberi tekanan lebih lanjut pada Mourinho, karena mereka telah menyebabkan orang lain bertanya kepadanya mengapa mereka tidak memberikan secara kolektif untuk klub mereka.

Dihadapkan dengan tekanan itu, dia tampaknya telah mundur ke posisi defensif – tetapi jika United ingin berhasil tahun ini, dia mungkin perlu keluar darinya, dan dengan cepat demikian.

 

Jose Mourinho : Kualitas Pogba Tidak Di Ragukan Lagi

Pelatih Manchester United Jose mourinho mengungkapkan jika dirinya amat bahagia melihat penampilan anak asuhanya Paul Pogba ketika berhasil mencetak gol penentu bagi kemenangan Prancis atas Austarlia.Prancis sendiri memang bersusah payah untuk meghadapi Australia dimana mereka sempat di tahan imbang melalui gol Jedinak lewat titik putih

Penampilan Pogba sendiri sempat dikritik oleh para pendukung Less Blues ketika sang bintang menghadapi pertandingan uji coba sebelum gelaran Piala Dunia di mulai. Sebenarnya posisi bintang Manchester United itu memang menjadi tumpuan di lini tengah Prancis. Berduet dengan trio gelandang Ng’olo Kante, Tolisco dirinya bisa berfokus untuk memulai serangan.

Ketika di mintai keterangan Mourinho yang menjadi komentator dari televisi Russia mengatakan jika Pogba kembali berhasil menujukan penampilan terbaiknya.Mou pun tak lupa memuji kualitas dari mantan bintang Juventus tersebut.

”Penampilannya luar biasa,dia (Paul) merupakan pemain yang memang berkualitas. Jadi kualitasnya sudah tidak diragukan lagi. Sudah saya katakan jika Pogba sedikit tertekan dengan bandrol harganya ketika di beli dari Juventus. Jika dia tidak bisa menujukan penampilan terbaiknya bersama klub maka kritikan akan datang karena harganya tersebut. Tapi saya melihat jika kritikan tersebut mulai memudar seiring berjalannya waktu.” tutup Manager Manchester United itu.

Timnas Prancis sendiri berhasil unggul lewat gol dari Antonie Griezmann melalui titik putih, berawal dari umpan terobosan yang dilakukan oleh Pogba, penyerang milik Atletico Madrid tersebut telah berlari untuk menembak namun bek dari Australia malah mejatuhkan Griezmann di area terlarang. Penalti tak terhindarkan. Grizo yang menjadi aksekutor berhasil menembak dengan sangat baik. Prancis pun unggul 1-0.

Dibabak kedua sayang Prancis harus terkena penalti usai Samuel Umtiti kedapatan Hand Ball di area penalti, hingga wasit langsung menujuk titik putih kembali, pemain Australia Jedinak langsung berhasil menaklukan Hugo Lloris skor 1-1 tak terhindarkan hingga babak pertama di berakhir.

Nah, Prancis yang memang tujuaanya ingin mengakhiri pertandingan ini dengan kemenangan dengan ngotot langsung menyerang barisan pertahanan Australia, Less Bluess pun berhasil unggul lewat sepakan Pogba di menit ke 88′ berawal dari kerja sama dengan Oliverd Giroud yang memantulkan umpan satu dua dengan Pogba, langsung menembak dengan bola menungkik hingga membentur mistar gawang Australia, wasit yang ragu melihat gol tersebut sah atau tidaknya terbantu dengan teknologi teranyar dari FIFA yakni VAR. Prancis pun unggul 2-1 hingga pertandingan berakhir.

Jose Mourinho : Blunder De Gea Tidak Membuatnya Down

Pelatih Manchester United, Jose Mouriho mengomentari penampilan dari anah asuhnya David De Gea yang memperkuat timnas Spanyol di ajang Piala Dunia di Russia, pada pertandingan pertama Spanyol harus bermain imbang dengan Portugal dengan skor 3-3 dan gawang David De Gea di bobol oleh Ronaldo sebanyak tiga kali dan ia melakukan satu blunder atas gol kedua kapten Portugal tersebut.

Mourinho sendiri menyebutkan jika blunder yang di lakukan oleh De Gea merupakan kesalahan terburuk sepanjang kariernya, tapi Mou kembali menengaskan apa yang terjadi dengan De Gea dapat di alami semua kipert terbaik dunia.

Blunder sendiri terjadi ketika gol kedua yang di ciptakan Ronaldo, berawal kesalahan permain bertahan Spanyol yang membuat CR7 berdiri bebas tanpa pengawalan menembak dengan keras dari luar kotak penalti yang sempat di tahan oleh De Gea namun sayang bola terlepas dari gengamannya hingga berbua gol, yang membuat Madrid unggul sementara dengan skor 2-1.

Sementara itu Jose Mourinho sendiri mengatakan jika ia yakin apa yang terjadi dengan De Gea akan membuatnya semakin percaya diri dalam laga laga selanjutnya.

”Dia merupakan anak asuh saya, dan saya sangat terluka dengan hal tersebut.Sedangkan ia tahu apa yang telah terjadi pada pertandingan tersebut, ia melakukan kesalahan fatal.

”Saya pikir David tidak akan jatuh dari pertandingan malam ini, dia telah merasakan yang lebih para di Manchester United. Jadi dia akan tetap menjadi kiper nomor 1 Spanyol.”

Mourinho juga mengomentari laga antara Spanyol melawan Portugal ia juga memuji aksi mantan anak asuhnya bersama Portugal yang juga merupakan negara Mourinho.

”Portugal bersama amat luar biasa, Cristiano menjadi Man Of The Match pada malam ini.” ucap pelatih Setan Merah ini.

Mourinho : Saya Gagal Memotivasi Pemain Saya Ketika Menghadapi Brighton

EPL-Manchester United harus mengalami kekalahan, ketika menghadapi Brigton dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Pasukan Jose Mourinho di paksa kalah dengan skor 1-0, pada sabtu 5/5.Pelatih Setan Merah sendiri langsung mengakui kekalahan tersebut dan mengakui jika ia gagal memberikan sebuah motivasi bagi pasukannnya.

Man United sendiri harus mengalami kebobolan pada menit ke-57, dan kemenangan Brigton sendiri di cetak oleh, Pascal Gross. Sebelum pertandingan tersebut Mourinho mengungkapkan jika tim nya membutuhkan tambahan empat poin, untuk mengamankan peringkat kedua klasmen.Akan tetapi sang pelatih tampaknya harus menelan ludahnya sendiri.

”Saya sudah pernah mengatakan kepada semua pemain saya, jika semua paruh dengan apa yang akan terjadi. Saya mengatakan kepada mereka jika, kami harus menang demi mengamankan posisi kami. Namun kenyaataanya apa yang kami dapatkan adalah semuanya benar benar berbeda.” Ucap Mourinho kepada Manchester Evening News.

”Jujur saya tidak bisa mempengaruhi pemain saya,jika empat poin merupakan hal paling penting demi mengamankan posisi kami. Tapi tampaknya semua pemain saya tidak terpengaruh akan hal itu. Saya melihatnya tidak penting.” ujarnya.

Pasukan Jose Mourinho sendiri tengah berada di peringkat dua klasmen dengan raihan 77 poin, dan Liverpool membayangi di peringkat tiga dengan raihan 72 poin.

Manchester United sendiri pada musim ini memang mengalami masa sulit, meskipun berada di posisi dua klasmen semenatara. Klub yang berbasis di Old Traford tersebut harus tersingkir lebih dini di pentas eropa oleh Sevilla di 16 besar Liga Champions Eropa. Tidak hanya itu mereka juga harus menyaksikan rival mereka Manchester City mengakat trofi Liga Primer Inggris.

Mourinho Tidak Akan Melepas Blind Dan Darmian, Melainkan Akan Mempertahankan Mereka

Bola-Pelatih Machester United, Jose Mourinho membantah jika kedua pemain bertahannya akan di lepas pada musim depan.Sang Manager langsung membantah jika kedua pemain Blind maupun Darmian akan di jual pada musim depan.

Musim ini Darmian baru saja tampil sebanyak 15 pertandingan bagi United,di semua kompetisi yang telah di jalaninya.Bahkan di Primer Leangue sendiri Darmian hanya berhasil tampil sebanyak enam kali saja.

Kabarnya hal ini membuat berbagai Rumour mencuaat di antaranya adalah harus nya klub mendatangkan berbagai klub harus bermain dengan baik. Jika hal tersebut membuat kita bermain dengan sangat baik.

Sementara Blind juga hampir mengalami hal yang sama dengan Darmian yang baru tampil dalam 16 pertandingan yang telah di jalaninya.Dan enam saja hanya bermain di pentas Primer Leangue.

Dengan situasi yang di alami keduanya memancing banyak klub top eropa untuk mendatangkan para pemain yang datang.

Manager manchester united sendiri Jose Mourinho mengatakan jika ada pemain yang ingin mencoba meninggalkan klub ia tidak akan menghalanginya.Namun Mou sendiri dengan tegas mengatakan jika ia akan tetap mencoba mempertahankan pemain yang berprilaku dengan baik dan bisa mengikuti arahannya.

”Mereka merupakan rencana saya di masa depan.Jadi saya pikir jika ada pemain yang akan pergi dan ketika penawaran yang tepat tiba, maka kami akan mempelajarinya. Dan kami akan selalu berusaha membuat pemain menjadi senang agar bisa bertahan dengan klub.” Tutur Mourinho kepada media Sky Sports.

”Jadi jika kebahagian mereka adalah untuk meninggalkan klub, maka hal tersebut tidaklah masalah. Dan mari kita lihat, yang jelas mereka masih masuk dalam rencana saya.Saya tidak menjual mereka tapi saya ingin mempertahankan mereka.”ucap Mourinho.